Semarak HBP ke-62, Lapas Parepare Gelar Pekan Olahraga WBP dan Pegawai
Wahyu Ady
Kamis, 02 April 2026 - 22:11 WIB
Pembukaan Pekan Olahraga ini berlangsung di lapangan Lapas Kelas IIA Parepare dan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Parepare, Marten, Kamis (02/04/2026). Foto: Istimewa
Dalam memperingati hari bhakti pemasyarakatan ke-62, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare melaksanakan Pekan Olahraga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan Pegawai Lapas Kelas IIA Parepare.
Pembukaan Pekan Olahraga ini berlangsung di lapangan Lapas Kelas IIA Parepare dan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Parepare, Marten, Kamis (02/04/2026).
Puncak peringatan hari bhakti pemasyarakatan ke-62 diperingati pada tanggal 27 April setiap tahunnya. Momen ini bertujuan memperkuat komitmen petugas dalam membina warga binaan secara humanis.
Marten dalam amanatnya menegaskan pentingnya menjadikan kegiatan olahraga sebagai wadah pembinaan yang positif. Selain itu, seluruh peserta diharapkan dapat mengikuti setiap rangkaian perlombaan dengan menjunjung tinggi sportivitas.
"Kegiatan ini sebagai salah satu wadah pembinaan yang positif. Seluruh peserta juga harus mematuhi aturan yang telah ditetapkan, serta menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung," Ujar Marten.
Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan simbolis peralatan olahraga dari Kepala Lapas kepada Ketua Panitia Pekan Olahraga.
Penyerahan ini menjadi tanda dimulainya secara resmi seluruh rangkaian pertandingan yang akan dilaksanakan, sekaligus sebagai bentuk dukungan pimpinan terhadap suksesnya kegiatan tersebut.
Pembukaan Pekan Olahraga ini berlangsung di lapangan Lapas Kelas IIA Parepare dan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Parepare, Marten, Kamis (02/04/2026).
Puncak peringatan hari bhakti pemasyarakatan ke-62 diperingati pada tanggal 27 April setiap tahunnya. Momen ini bertujuan memperkuat komitmen petugas dalam membina warga binaan secara humanis.
Marten dalam amanatnya menegaskan pentingnya menjadikan kegiatan olahraga sebagai wadah pembinaan yang positif. Selain itu, seluruh peserta diharapkan dapat mengikuti setiap rangkaian perlombaan dengan menjunjung tinggi sportivitas.
"Kegiatan ini sebagai salah satu wadah pembinaan yang positif. Seluruh peserta juga harus mematuhi aturan yang telah ditetapkan, serta menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung," Ujar Marten.
Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan simbolis peralatan olahraga dari Kepala Lapas kepada Ketua Panitia Pekan Olahraga.
Penyerahan ini menjadi tanda dimulainya secara resmi seluruh rangkaian pertandingan yang akan dilaksanakan, sekaligus sebagai bentuk dukungan pimpinan terhadap suksesnya kegiatan tersebut.