Bupati Gowa Lantik 6 Pejabat Eselon II, Tekankan Kinerja Terukur dan Integritas
Herni Amir
Selasa, 07 April 2026 - 09:35 WIB
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang melantik 6 pejabat pratama. Foto: SINDO Makassar/Herni Amir
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa melantik enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Senin (6/4). Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola birokrasi berbasis kinerja.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, didampingi Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin. Pelantikan ini juga menjadi langkah konsolidasi organisasi untuk mendorong percepatan program prioritas daerah serta peningkatan kualitas layanan publik.
Dalam arahannya, Bupati Talenrang menegaskan bahwa pengisian jabatan struktural harus berdampak langsung pada efektivitas pemerintahan. Ia meminta pejabat yang dilantik segera menyelaraskan program kerja dengan target pembangunan daerah dan indikator kinerja yang terukur.
“Jabatan ini adalah mandat kinerja yang harus ditunjukkan melalui capaian konkret. Setiap program harus memiliki output dan outcome yang jelas serta terukur,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pengambilan keputusan yang cepat dan berbasis data, seiring dengan dinamika kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Menurutnya, birokrasi harus adaptif dan meninggalkan pola kerja yang tidak produktif.
“Saya membutuhkan pemimpin perangkat daerah yang mampu merespons persoalan secara cepat, berbasis data, dan berorientasi pada solusi,” tegasnya.
Selain kinerja, Bupati Talenrang menyoroti integritas sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas pemerintahan. Ia mengingatkan seluruh pejabat untuk menjaga akuntabilitas serta menghindari praktik yang dapat merugikan keuangan daerah maupun kepercayaan publik.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, didampingi Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin. Pelantikan ini juga menjadi langkah konsolidasi organisasi untuk mendorong percepatan program prioritas daerah serta peningkatan kualitas layanan publik.
Dalam arahannya, Bupati Talenrang menegaskan bahwa pengisian jabatan struktural harus berdampak langsung pada efektivitas pemerintahan. Ia meminta pejabat yang dilantik segera menyelaraskan program kerja dengan target pembangunan daerah dan indikator kinerja yang terukur.
“Jabatan ini adalah mandat kinerja yang harus ditunjukkan melalui capaian konkret. Setiap program harus memiliki output dan outcome yang jelas serta terukur,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pengambilan keputusan yang cepat dan berbasis data, seiring dengan dinamika kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Menurutnya, birokrasi harus adaptif dan meninggalkan pola kerja yang tidak produktif.
“Saya membutuhkan pemimpin perangkat daerah yang mampu merespons persoalan secara cepat, berbasis data, dan berorientasi pada solusi,” tegasnya.
Selain kinerja, Bupati Talenrang menyoroti integritas sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas pemerintahan. Ia mengingatkan seluruh pejabat untuk menjaga akuntabilitas serta menghindari praktik yang dapat merugikan keuangan daerah maupun kepercayaan publik.