Bantaeng Gelar Musrenbang 2027, Dorong Infrastruktur dan Ekonomi
Bahar Karibo
Kamis, 09 April 2026 - 12:36 WIB
Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Foto: SINFO Makassar/Bahar Karibo
Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bantaeng Tahun Anggaran 2027. Kegiatan ini ditandai dengan pemukulan gong di Gedung Balai Kartini, Kabupaten Bantaeng, Rabu (8/4/2026).
Musrenbang tahun ini mengusung tema “Penyediaan Infrastruktur yang handal didukung peningkatan tata kelola pemerintahan adaptif dan terintegratif dalam pengembangan kawasan ekonomi.”
Dalam arahannya, Bupati Bantaeng menyampaikan bahwa Musrenbang merupakan bagian dari proses penyusunan perencanaan pembangunan jangka menengah dan tahunan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017.
Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berpartisipasi aktif dalam memberikan masukan dan saran yang konstruktif agar dokumen perencanaan yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat.
“Saya yakin, dengan komitmen kita bersama, fokus pembangunan tersebut dapat kita wujudkan untuk kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah menuju Kabupaten Bantaeng Bangkit, Maju, dan Religius,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Sulawesi Selatan, Yarham, yang mewakili Gubernur Sulawesi Selatan, menekankan pentingnya sinkronisasi arah pembangunan daerah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.
Ia menyebutkan sejumlah fokus pembangunan yang perlu menjadi perhatian dalam penyusunan RKPD kabupaten/kota tahun 2027, yaitu penguatan sumber daya manusia yang produktif dan berdaya saing, peningkatan produktivitas serta nilai tambah sektor ekonomi unggulan daerah, penguatan ekonomi masyarakat melalui UMKM, koperasi, dan usaha lokal, serta penguatan ekosistem investasi dan konektivitas wilayah.
Musrenbang tahun ini mengusung tema “Penyediaan Infrastruktur yang handal didukung peningkatan tata kelola pemerintahan adaptif dan terintegratif dalam pengembangan kawasan ekonomi.”
Dalam arahannya, Bupati Bantaeng menyampaikan bahwa Musrenbang merupakan bagian dari proses penyusunan perencanaan pembangunan jangka menengah dan tahunan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017.
Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berpartisipasi aktif dalam memberikan masukan dan saran yang konstruktif agar dokumen perencanaan yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat.
“Saya yakin, dengan komitmen kita bersama, fokus pembangunan tersebut dapat kita wujudkan untuk kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah menuju Kabupaten Bantaeng Bangkit, Maju, dan Religius,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Sulawesi Selatan, Yarham, yang mewakili Gubernur Sulawesi Selatan, menekankan pentingnya sinkronisasi arah pembangunan daerah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.
Ia menyebutkan sejumlah fokus pembangunan yang perlu menjadi perhatian dalam penyusunan RKPD kabupaten/kota tahun 2027, yaitu penguatan sumber daya manusia yang produktif dan berdaya saing, peningkatan produktivitas serta nilai tambah sektor ekonomi unggulan daerah, penguatan ekonomi masyarakat melalui UMKM, koperasi, dan usaha lokal, serta penguatan ekosistem investasi dan konektivitas wilayah.