Asmo Sulsel Edukasi Safety Riding untuk Siswa SMP di Gowa
Tim SINDOmakassar
Selasa, 14 April 2026 - 18:48 WIB
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) menggelar kegiatan edukasi safety riding yang kali ini menyasar siswa SMPN 3 Sungguminasa Gowa. Foto/Istimewa
Upaya menanamkan kesadaran keselamatan berkendara terus digencarkan sejak usia dini. Hal ini dilakukan Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) melalui kegiatan edukasi safety riding yang kali ini menyasar siswa SMPN 3 Sungguminasa Gowa. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa, 14 April 2026, bekerja sama dengan Polres Gowa.
Sebanyak sekitar 40 siswa mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. Edukasi dibawakan oleh Wanny yang menyampaikan pemahaman dasar mengenai keselamatan berkendara secara teoritis.
Dalam pemaparannya, Wanny menegaskan bahwa meskipun para siswa masih duduk di bangku SMP dan belum diperbolehkan berkendara, pengetahuan tentang safety riding tetap penting dipahami sejak dini. Bekal ini diharapkan dapat menjadi dasar saat mereka telah memenuhi syarat dan memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
Tak hanya sebagai persiapan masa depan, para siswa juga didorong untuk berperan sebagai agen perubahan di lingkungan sekitar. Ilmu yang diperoleh diharapkan dapat dibagikan kepada keluarga maupun orang terdekat, sehingga kesadaran keselamatan berkendara semakin meluas.
“Edukasi seperti ini penting diberikan sejak dini, agar adik-adik sudah memiliki pemahaman yang benar tentang keselamatan berkendara. Harapannya, mereka tidak hanya siap saat nanti berkendara, tetapi juga bisa mengingatkan orang-orang di sekitarnya untuk selalu mengutamakan keselamatan,” ujar Wanny.
Materi yang diberikan mencakup berbagai hal mendasar, mulai dari pentingnya menaati aturan lalu lintas, penggunaan perlengkapan berkendara yang lengkap, hingga pemahaman terhadap risiko di jalan.
Untuk menguji pemahaman peserta, kegiatan ditutup dengan kuis interaktif. Enam siswa yang berhasil menjawab pertanyaan dengan baik mendapatkan hadiah eksklusif dari Honda sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif mereka.
Sebanyak sekitar 40 siswa mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. Edukasi dibawakan oleh Wanny yang menyampaikan pemahaman dasar mengenai keselamatan berkendara secara teoritis.
Dalam pemaparannya, Wanny menegaskan bahwa meskipun para siswa masih duduk di bangku SMP dan belum diperbolehkan berkendara, pengetahuan tentang safety riding tetap penting dipahami sejak dini. Bekal ini diharapkan dapat menjadi dasar saat mereka telah memenuhi syarat dan memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
Tak hanya sebagai persiapan masa depan, para siswa juga didorong untuk berperan sebagai agen perubahan di lingkungan sekitar. Ilmu yang diperoleh diharapkan dapat dibagikan kepada keluarga maupun orang terdekat, sehingga kesadaran keselamatan berkendara semakin meluas.
“Edukasi seperti ini penting diberikan sejak dini, agar adik-adik sudah memiliki pemahaman yang benar tentang keselamatan berkendara. Harapannya, mereka tidak hanya siap saat nanti berkendara, tetapi juga bisa mengingatkan orang-orang di sekitarnya untuk selalu mengutamakan keselamatan,” ujar Wanny.
Materi yang diberikan mencakup berbagai hal mendasar, mulai dari pentingnya menaati aturan lalu lintas, penggunaan perlengkapan berkendara yang lengkap, hingga pemahaman terhadap risiko di jalan.
Untuk menguji pemahaman peserta, kegiatan ditutup dengan kuis interaktif. Enam siswa yang berhasil menjawab pertanyaan dengan baik mendapatkan hadiah eksklusif dari Honda sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif mereka.