Imigrasi Parepare Sosialisasikan Aplikasi All Indonesia ke Travel Umrah dan Media
Tim SINDOmakassar
Kamis, 16 April 2026 - 10:01 WIB
Suasana sosialisasi Aplikasi All Indonesia oleh Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare di Gazzaz Cafe & Resto, Kota Parepare. Foto: Istimewa
Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare terus mendorong digitalisasi layanan keimigrasian melalui sosialisasi penggunaan Aplikasi All Indonesia kepada instansi terkait, travel umrah, dan media di wilayah Ajatappareng.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (14/4/2026) di Gazzaz Cafe & Resto, Kota Parepare, dan diselenggarakan oleh Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (TIKIM).
Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para pemangku kepentingan terkait implementasi Aplikasi All Indonesia sebagai pengganti kartu kedatangan manual dalam proses pemeriksaan keimigrasian.
Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Hijrana Rahim, selaku ketua panitia, menyampaikan bahwa transformasi digital menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Melalui aplikasi ini, proses kedatangan penumpang di Indonesia menjadi lebih cepat, efisien, dan terintegrasi,” ujarnya.
Materi sosialisasi disampaikan oleh Kepala Sub Seksi Teknologi Informasi, Nurlinda Alla, yang menjelaskan tata cara penggunaan aplikasi secara rinci. Penjelasan mencakup pengisian data, alur penggunaan saat kedatangan, hingga manfaat aplikasi dalam mendukung layanan keimigrasian berbasis digital.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi yang berlangsung interaktif. Peserta yang terdiri atas perwakilan Kementerian Haji dan Umrah se-Ajatappareng, travel umrah, serta media lokal aktif mengajukan pertanyaan terkait teknis penggunaan aplikasi dan kesiapan implementasinya di lapangan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (14/4/2026) di Gazzaz Cafe & Resto, Kota Parepare, dan diselenggarakan oleh Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (TIKIM).
Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para pemangku kepentingan terkait implementasi Aplikasi All Indonesia sebagai pengganti kartu kedatangan manual dalam proses pemeriksaan keimigrasian.
Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Hijrana Rahim, selaku ketua panitia, menyampaikan bahwa transformasi digital menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Melalui aplikasi ini, proses kedatangan penumpang di Indonesia menjadi lebih cepat, efisien, dan terintegrasi,” ujarnya.
Materi sosialisasi disampaikan oleh Kepala Sub Seksi Teknologi Informasi, Nurlinda Alla, yang menjelaskan tata cara penggunaan aplikasi secara rinci. Penjelasan mencakup pengisian data, alur penggunaan saat kedatangan, hingga manfaat aplikasi dalam mendukung layanan keimigrasian berbasis digital.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi yang berlangsung interaktif. Peserta yang terdiri atas perwakilan Kementerian Haji dan Umrah se-Ajatappareng, travel umrah, serta media lokal aktif mengajukan pertanyaan terkait teknis penggunaan aplikasi dan kesiapan implementasinya di lapangan.