Pemkab Gowa Gelar Pesta Siaga Perdana, 448 Siswa Ikut Pembinaan Karakter
Herni Amir
Sabtu, 18 April 2026 - 14:36 WIB
Bupati Gowa sekaligus Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Gowa, Sitti Husniah Talenrang memakaikan tanda kepesertaan pada salah satu siswa. Foto: Istimewa
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa mendorong penguatan karakter anak sejak dini melalui Pesta Siaga Tingkat Kwartir Ranting Bontonompo Tahun 2026. Kegiatan ini diikuti 448 peserta dari 28 sekolah dasar se-Kecamatan Bontonompo dan digelar di Lapangan Bontonompo, Sabtu (18/4).
Pesta Siaga ini menjadi yang pertama kali diselenggarakan di Kabupaten Gowa. Kegiatan ini menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan melalui permainan edukatif, kebersamaan, serta penanaman nilai-nilai kepramukaan.
Bupati Gowa sekaligus Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menegaskan pentingnya kegiatan ini dalam membentuk karakter generasi muda sejak usia dini.
“Pesta Siaga ini adalah media tempat anak-anak kita belajar menjadi berani, jujur, dan saling menyayangi,” ujar Bupati Talenrang.
Ia menambahkan, nilai budaya lokal menjadi bagian penting dalam pendidikan karakter, khususnya nilai siri’ na pacce.
“Ketika anak-anak belajar jujur dan tidak curang, disitulah mereka menjaga siri’. Ketika mereka membantu teman, di situlah pacce tumbuh,” lanjut orang nomor satu di Gowa ini.
Ia juga mengajak peserta memaknai kegiatan ini sebagai pengalaman berharga.
Pesta Siaga ini menjadi yang pertama kali diselenggarakan di Kabupaten Gowa. Kegiatan ini menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan melalui permainan edukatif, kebersamaan, serta penanaman nilai-nilai kepramukaan.
Bupati Gowa sekaligus Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menegaskan pentingnya kegiatan ini dalam membentuk karakter generasi muda sejak usia dini.
“Pesta Siaga ini adalah media tempat anak-anak kita belajar menjadi berani, jujur, dan saling menyayangi,” ujar Bupati Talenrang.
Ia menambahkan, nilai budaya lokal menjadi bagian penting dalam pendidikan karakter, khususnya nilai siri’ na pacce.
“Ketika anak-anak belajar jujur dan tidak curang, disitulah mereka menjaga siri’. Ketika mereka membantu teman, di situlah pacce tumbuh,” lanjut orang nomor satu di Gowa ini.
Ia juga mengajak peserta memaknai kegiatan ini sebagai pengalaman berharga.