home sulsel

Kekeringan Ancam Sawah, Pemkab Jeneponto Lakukan Langkah Darurat

Minggu, 19 April 2026 - 17:14 WIB
Warga di salah satu wilayah Kabupaten Jeneponto menyalurkan air ke sawah yang mulai mengering. Foto: Istimewa
Pemerintah Kabupaten Jeneponto bergerak cepat menghadapi kekeringan yang melanda sejumlah wilayah pertanian akibat musim kemarau panjang.

Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, memimpin langsung langkah penanganan darurat dengan mengoptimalkan distribusi air dari Irigasi Kelara Kareloe serta menyiapkan bantuan air bersih bagi wilayah terdampak.

Langkah tersebut diawali dengan rapat koordinasi yang melibatkan Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang, Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulawesi Selatan, Dinas PU Jeneponto, BPBD, Satpol PP, para camat, kepala desa dan lurah, serta sejumlah pihak terkait lainnya.

Pertemuan ini membahas penanganan cepat kekeringan sekaligus solusi jangka panjang untuk pembenahan sistem irigasi.

Bupati Paris Yasir menegaskan, salah satu persoalan utama saat ini adalah ketidakseimbangan antara luas lahan pertanian dan kapasitas debit air.

Saat ini, kapasitas saluran induk Irigasi Kelara diperkirakan hanya mampu mengalirkan sekitar 6 meter kubik per detik untuk melayani lahan seluas 6.000 hingga 7.000 hektare. Sementara itu, luas lahan yang memanfaatkan air irigasi telah mencapai sekitar 12.000 hektare.

Kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah merencanakan penambahan kapasitas melalui pelebaran dan perluasan saluran induk agar distribusi air lebih merata.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya