Ramaikan Bursa Calon Ketua, Usman Marham jadi Figur Kunci di Tengah Kebuntuan Musda Golkar
Tim SINDOmakassar
Minggu, 26 April 2026 - 16:23 WIB
Ketua DPD II Pinrang, Usman Marham saat menghadapi ke Ketum DPP Golkar, Bahlil Lahadalia beberapa waktu lalu. Foto: Istimewa
Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Golkar Sulsel dinamika internal partai makin dinamis.
Terbaru, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) yang mendadak membatalkan pertemuannya dengan Ketua DPD II Golkar se-Sulsel serta organisasi sayap partai.
Pembatalan itu memicu spekulasi. Hingga kini, belum ada sinyal jelas ke mana arah politik IAS dalam kontestasi Musda.
Di sisi lain, Munafri Arifuddin justru tampil lebih pasti. Wali Kota Makassar itu diklaim telah mengantongi dukungan 21 DPD II kabupaten/kota. Menjadi modal signifikan untuk mengunci posisi Ketua DPD I Golkar Sulsel.
Nama lain yang tak kalah diperhitungkan adalah Andi Ina Kartika Sari. Mantan Ketua DPRD Sulsel periode 2019–2024 itu kini menjabat Bupati Barru dan memiliki rekam jejak panjang di internal Golkar, termasuk sebagai Bendahara DPD I.
Dengan latar belakang keluarga politik dan pengalaman struktural, Andi Ina membawa kombinasi legitimasi historis dan representasi perempuan yang semakin relevan dalam politik daerah.
Namun, calon yang berpotensi untuk maju di Musda Golkar tidak hanya di tiga nama itu. Usman Marham muncul sebagai variabel kunci. Ketua DPD II Golkar Pinrang tersebut secara terbuka menyatakan kesiapan maju jika mendapat restu DPP.
Terbaru, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) yang mendadak membatalkan pertemuannya dengan Ketua DPD II Golkar se-Sulsel serta organisasi sayap partai.
Pembatalan itu memicu spekulasi. Hingga kini, belum ada sinyal jelas ke mana arah politik IAS dalam kontestasi Musda.
Di sisi lain, Munafri Arifuddin justru tampil lebih pasti. Wali Kota Makassar itu diklaim telah mengantongi dukungan 21 DPD II kabupaten/kota. Menjadi modal signifikan untuk mengunci posisi Ketua DPD I Golkar Sulsel.
Nama lain yang tak kalah diperhitungkan adalah Andi Ina Kartika Sari. Mantan Ketua DPRD Sulsel periode 2019–2024 itu kini menjabat Bupati Barru dan memiliki rekam jejak panjang di internal Golkar, termasuk sebagai Bendahara DPD I.
Dengan latar belakang keluarga politik dan pengalaman struktural, Andi Ina membawa kombinasi legitimasi historis dan representasi perempuan yang semakin relevan dalam politik daerah.
Namun, calon yang berpotensi untuk maju di Musda Golkar tidak hanya di tiga nama itu. Usman Marham muncul sebagai variabel kunci. Ketua DPD II Golkar Pinrang tersebut secara terbuka menyatakan kesiapan maju jika mendapat restu DPP.