363 Peserta Ikut Seleksi Paskibraka Gowa 2026
Herni Amir
Selasa, 28 April 2026 - 13:08 WIB
Bupati Gowa, Herni Amir menyapa peserta seleksi Paskibraka 2026. Foto: Istimewa
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa memulai tahapan seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026 tingkat Kabupaten Gowa melalui pengarahan langsung oleh Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, di Istana Tamalate, Selasa (28/4).
Kegiatan ini menandai dimulainya proses pembinaan generasi muda yang diharapkan tampil disiplin, berkarakter, serta memiliki jiwa nasionalisme yang kuat.
Sebanyak 363 peserta mengikuti seleksi administrasi awal. Dari jumlah tersebut, 260 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi yang terdiri atas 158 putra dan 102 putri.
Tahapan selanjutnya akan menjaring 70 peserta terbaik, masing-masing 35 putra dan 35 putri, melalui rangkaian seleksi lanjutan.
Adapun tahapan seleksi lanjutan meliputi pemeriksaan kesehatan, parade, baris-berbaris, samapta, serta penilaian kepribadian. Seluruh proses dirancang untuk memastikan peserta unggul secara fisik, memiliki integritas, dan siap secara mental.
Dalam arahannya, Bupati Talenrang menegaskan pentingnya proses ini sebagai ruang pembentukan karakter generasi muda Gowa.
“Paskibraka adalah proses membangun disiplin, tanggung jawab, dan kecintaan pada bangsa,” ujarnya.
Kegiatan ini menandai dimulainya proses pembinaan generasi muda yang diharapkan tampil disiplin, berkarakter, serta memiliki jiwa nasionalisme yang kuat.
Sebanyak 363 peserta mengikuti seleksi administrasi awal. Dari jumlah tersebut, 260 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi yang terdiri atas 158 putra dan 102 putri.
Tahapan selanjutnya akan menjaring 70 peserta terbaik, masing-masing 35 putra dan 35 putri, melalui rangkaian seleksi lanjutan.
Adapun tahapan seleksi lanjutan meliputi pemeriksaan kesehatan, parade, baris-berbaris, samapta, serta penilaian kepribadian. Seluruh proses dirancang untuk memastikan peserta unggul secara fisik, memiliki integritas, dan siap secara mental.
Dalam arahannya, Bupati Talenrang menegaskan pentingnya proses ini sebagai ruang pembentukan karakter generasi muda Gowa.
“Paskibraka adalah proses membangun disiplin, tanggung jawab, dan kecintaan pada bangsa,” ujarnya.