Pemkab Jeneponto Siapkan Musim Tanam II 2026, Distribusi Air Jadi Prioritas
Sulaiman Nai
Jum'at, 08 Mei 2026 - 17:09 WIB
Rapat penentuan luas tanam dan Musim Tanam (MT) II Tahun 2026 di Kabupaten Jeneponto. Foto: SINDO Makassar/Sulaiman Nai
Pemerintah Kabupaten Jeneponto terus memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu penopang utama perekonomian daerah melalui rapat penentuan luas tanam dan Musim Tanam (MT) II Tahun 2026.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, SE., MM di Ruang Rapat Bupati Jeneponto, Jumat (8/5/2026).
Kegiatan itu dilaksanakan sebagai langkah strategis untuk memastikan kesiapan musim tanam sekaligus mengoptimalkan pengelolaan distribusi air irigasi bagi kebutuhan pertanian masyarakat Jeneponto.
Turut hadir dalam rapat tersebut Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto, Dr. Aspa Muji, S.STP., M.Si, Kepala Bappeda Kabupaten Jeneponto, Dr. H. Alfian Afandy Syam, ST., MT., Ph.D, perwakilan BBWS Pompengan Jeneberang, unsur Forkopimda, kepala OPD terkait, serta tamu undangan lainnya.
Dalam arahannya, Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi lintas sektor dalam menentukan pola tanam dan luas areal pertanian agar pengelolaan air irigasi dapat berjalan optimal, efektif, dan tepat sasaran.
Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah. Karena itu, diperlukan perencanaan yang matang dan kolaborasi seluruh pihak agar kebutuhan petani dapat terpenuhi secara maksimal pada musim tanam tahun ini.
“Kerja sama dan koordinasi seluruh pihak sangat dibutuhkan agar distribusi air irigasi berjalan efektif sehingga pelaksanaan musim tanam dapat berlangsung dengan baik dan produktivitas pertanian masyarakat tetap terjaga,” ujar Paris Yasir.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, SE., MM di Ruang Rapat Bupati Jeneponto, Jumat (8/5/2026).
Kegiatan itu dilaksanakan sebagai langkah strategis untuk memastikan kesiapan musim tanam sekaligus mengoptimalkan pengelolaan distribusi air irigasi bagi kebutuhan pertanian masyarakat Jeneponto.
Turut hadir dalam rapat tersebut Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto, Dr. Aspa Muji, S.STP., M.Si, Kepala Bappeda Kabupaten Jeneponto, Dr. H. Alfian Afandy Syam, ST., MT., Ph.D, perwakilan BBWS Pompengan Jeneberang, unsur Forkopimda, kepala OPD terkait, serta tamu undangan lainnya.
Dalam arahannya, Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi lintas sektor dalam menentukan pola tanam dan luas areal pertanian agar pengelolaan air irigasi dapat berjalan optimal, efektif, dan tepat sasaran.
Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah. Karena itu, diperlukan perencanaan yang matang dan kolaborasi seluruh pihak agar kebutuhan petani dapat terpenuhi secara maksimal pada musim tanam tahun ini.
“Kerja sama dan koordinasi seluruh pihak sangat dibutuhkan agar distribusi air irigasi berjalan efektif sehingga pelaksanaan musim tanam dapat berlangsung dengan baik dan produktivitas pertanian masyarakat tetap terjaga,” ujar Paris Yasir.