Hari Buruh 2026, Pemkab Gowa Perkuat Perlindungan dan Peran Pekerja
Herni Amir
Minggu, 10 Mei 2026 - 16:43 WIB
Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 yang dirangkaikan dengan Program One Day One District (ODOD) itu berlangsung di Wisata Kebun, Kecamatan Bontomarannu, Minggu (10/5). Foto: Istimewa
Pemerintah Kabupaten Gowa menegaskan peran pekerja dan buruh sebagai salah satu penggerak utama pembangunan daerah pada peringatan Hari Buruh Internasional 2026.
Kegiatan yang dirangkaikan dengan Program One Day One District (ODOD) itu berlangsung di Wisata Kebun, Kecamatan Bontomarannu, Minggu (10/5).
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mengatakan pekerja memiliki kontribusi besar dalam menjaga pertumbuhan ekonomi dan keberlangsungan pembangunan di Kabupaten Gowa. Menurutnya, berbagai sektor yang terus bergerak hingga saat ini tidak lepas dari kerja keras para buruh.
“Setiap pembangunan yang berjalan di Kabupaten Gowa, ada kerja keras para pekerja yang setiap hari menjaga roda ekonomi tetap bergerak. Karena itu buruh harus dipandang sebagai bagian penting dari kekuatan pembangunan daerah,” ujarnya.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Gowa menempatkan pekerja bukan hanya sebagai tenaga kerja, tetapi juga sebagai mitra pembangunan yang memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan daerah.
“Kami ingin pekerja di Gowa tumbuh menjadi pekerja yang sehat, produktif, kompetitif, dan bermartabat. Pemerintah hadir untuk memastikan pembangunan ekonomi berjalan seiring dengan perlindungan dan penghargaan terhadap para pekerja,” katanya.
Menurut Husniah, pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pemerintah lebih dekat dengan masyarakat dan dunia kerja.
Kegiatan yang dirangkaikan dengan Program One Day One District (ODOD) itu berlangsung di Wisata Kebun, Kecamatan Bontomarannu, Minggu (10/5).
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mengatakan pekerja memiliki kontribusi besar dalam menjaga pertumbuhan ekonomi dan keberlangsungan pembangunan di Kabupaten Gowa. Menurutnya, berbagai sektor yang terus bergerak hingga saat ini tidak lepas dari kerja keras para buruh.
“Setiap pembangunan yang berjalan di Kabupaten Gowa, ada kerja keras para pekerja yang setiap hari menjaga roda ekonomi tetap bergerak. Karena itu buruh harus dipandang sebagai bagian penting dari kekuatan pembangunan daerah,” ujarnya.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Gowa menempatkan pekerja bukan hanya sebagai tenaga kerja, tetapi juga sebagai mitra pembangunan yang memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan daerah.
“Kami ingin pekerja di Gowa tumbuh menjadi pekerja yang sehat, produktif, kompetitif, dan bermartabat. Pemerintah hadir untuk memastikan pembangunan ekonomi berjalan seiring dengan perlindungan dan penghargaan terhadap para pekerja,” katanya.
Menurut Husniah, pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pemerintah lebih dekat dengan masyarakat dan dunia kerja.