Bandara Sultan Hasanuddin Hadirkan Panggung Seni, Sanggar Daerah Bisa Tampil Gratis
Najmi S Limonu
Selasa, 12 Mei 2026 - 14:07 WIB
Pihak Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menyerahkan bantuan CSR sebesar Rp15 juta kepada sanggar seni. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
Bandara Internasional Sultan Hasanuddin bakal menyediakan panggung seni budaya bagi sanggar dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan (Sulsel).
Panggung kesenian itu disiapkan di ruang tunggu bandara agar penumpang dapat menikmati penampilan budaya lokal saat menunggu penerbangan.
Rencananya, pertunjukan seni akan digelar secara rutin dengan melibatkan sanggar dari berbagai daerah.
General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Ruly Artha mengatakan, program tersebut merupakan langkah konkret pihak bandara dalam mendukung pelestarian budaya daerah.
Dia menyebut, pihak bandara membuka kesempatan bagi seluruh sanggar seni yang ingin menampilkan pertunjukan budaya di area bandara.
"Ini bagian dari komitmen kami sebagai pengelola bandara untuk memberikan spot bagi teman-teman sanggar maupun kelompok seni budaya dari seluruh kabupaten agar bisa tampil di bandara," jelasnya kepada wartawan saat ditemui di ruang tunggu penumpang Bandara Sultan Hasanuddin, Selasa (12/5/2026).
Dia mengatakan, keberadaan panggung budaya diharapkan mampu memberikan suasana berbeda bagi pengguna jasa bandara.
Panggung kesenian itu disiapkan di ruang tunggu bandara agar penumpang dapat menikmati penampilan budaya lokal saat menunggu penerbangan.
Rencananya, pertunjukan seni akan digelar secara rutin dengan melibatkan sanggar dari berbagai daerah.
General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Ruly Artha mengatakan, program tersebut merupakan langkah konkret pihak bandara dalam mendukung pelestarian budaya daerah.
Dia menyebut, pihak bandara membuka kesempatan bagi seluruh sanggar seni yang ingin menampilkan pertunjukan budaya di area bandara.
"Ini bagian dari komitmen kami sebagai pengelola bandara untuk memberikan spot bagi teman-teman sanggar maupun kelompok seni budaya dari seluruh kabupaten agar bisa tampil di bandara," jelasnya kepada wartawan saat ditemui di ruang tunggu penumpang Bandara Sultan Hasanuddin, Selasa (12/5/2026).
Dia mengatakan, keberadaan panggung budaya diharapkan mampu memberikan suasana berbeda bagi pengguna jasa bandara.