Diduga Karena Konflik Asmara, Satu Unit Rumah Dilempar Bom Molotov di Luwu Timur
Fitra Budin
Minggu, 17 Mei 2026 - 09:22 WIB
Sebuah rumah warga di Jalan Andi Jemma, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, diduga menjadi sasaran pelemparan bom molotov pada Jumat malam (16/05/2026). Foto: Istimewa
Sebuah rumah warga di Jalan Andi Jemma, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, diduga menjadi sasaran pelemparan bom molotov pada Jumat malam (16/05).
Akibat kejadian tersebut, bagian depan rumah mengalami kebakaran.
Peristiwa itu turut terekam kamera CCTV yang memperlihatkan seorang pria tak dikenal diduga melempar benda yang kemudian memicu kobaran api di area depan rumah warga.
Kapolsek Nuha, AKP Nyoman, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan, berdasarkan informasi awal yang diperoleh dari warga sekitar, dugaan sementara insiden itu dipicu persoalan asmara antara pelaku dan korban.
“Untuk sementara, informasi yang kami dapatkan diduga karena persoalan asmara. Pelaku diduga masih ingin bersama perempuan pemilik rumah tersebut, sementara perempuan itu disebut sudah tidak ingin melanjutkan hubungan,” jelas AKP Nyoman saat dikonfirmasi.
Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan motif pasti kejadian masih dalam proses pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut.
“Kami masih mendalami motif sebenarnya dari kejadian ini dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak,” tambahnya.
Akibat kejadian tersebut, bagian depan rumah mengalami kebakaran.
Peristiwa itu turut terekam kamera CCTV yang memperlihatkan seorang pria tak dikenal diduga melempar benda yang kemudian memicu kobaran api di area depan rumah warga.
Kapolsek Nuha, AKP Nyoman, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan, berdasarkan informasi awal yang diperoleh dari warga sekitar, dugaan sementara insiden itu dipicu persoalan asmara antara pelaku dan korban.
“Untuk sementara, informasi yang kami dapatkan diduga karena persoalan asmara. Pelaku diduga masih ingin bersama perempuan pemilik rumah tersebut, sementara perempuan itu disebut sudah tidak ingin melanjutkan hubungan,” jelas AKP Nyoman saat dikonfirmasi.
Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan motif pasti kejadian masih dalam proses pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut.
“Kami masih mendalami motif sebenarnya dari kejadian ini dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak,” tambahnya.