Harkitnas 2026, Bupati Gowa Ajak ASN Jaga Persatuan dan Kedaulatan Bangsa
Herni Amir
Rabu, 20 Mei 2026 - 16:28 WIB
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang ziarah ke makam pahlawan Sultan Hasanuddin. Foto: SINDO Makassar/Herni Amir
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang mengajak seluruh ASN untuk terus menjaga semangat persatuan, kebersamaan dan memperkuat rasa cinta tanah air, pada momentum Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Ke-118 Tahun 2026.
Hal tersebut disampaikan saat menjadi Pembina Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Dirangkaikan Hari Kesadaran Nasional Tingkat Kabupaten Gowa di Lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa, Rabu (20/5).
Menurut Bupati Talenrang, Peringatan Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar agenda seremonial tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan serta menumbuhkan rasa persatuan di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.
“Melalui momentum ini saya mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para ASN untuk menjaga kedaulatan bangsa, menjaga kebersamaan, menjaga solidaritas dan kekompakan. Ini bukan sekadar Peringatan Hari Kebangkitan Nasional, tetapi bagaimana kita sama-sama memperkuat semangat kebangsaan, cinta tanah air dan juga mendoakan para pahlawan yang telah berjuang demi bangsa dan negara,” ungkapnya.
Bupati Talenrang mengaku, tantangan bangsa saat ini bukan lagi perjuangan fisik, melainkan menghadapi perkembangan zaman, transformasi digital dan berbagai hal yang dapat mempengaruhi cara pandang masyarakat.
“Kita tidak lagi berjuang dengan mengangkat senjata, tetapi berjuang menghadapi digitalisasi dan berbagai hal yang memporak-porandakan cara pandang dan cara berpikir masyarakat kita. Melalui semangat Gowa Bersama, mari menjaga kedaulatan bangsa untuk kepentingan bangsa dan negara,” lanjutnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Gowa juga membacakan sambutan seragam Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia yang menegaskan bahwa Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan bangsa dalam menghadapi tantangan zaman.
Hal tersebut disampaikan saat menjadi Pembina Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Dirangkaikan Hari Kesadaran Nasional Tingkat Kabupaten Gowa di Lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa, Rabu (20/5).
Menurut Bupati Talenrang, Peringatan Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar agenda seremonial tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan serta menumbuhkan rasa persatuan di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.
“Melalui momentum ini saya mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para ASN untuk menjaga kedaulatan bangsa, menjaga kebersamaan, menjaga solidaritas dan kekompakan. Ini bukan sekadar Peringatan Hari Kebangkitan Nasional, tetapi bagaimana kita sama-sama memperkuat semangat kebangsaan, cinta tanah air dan juga mendoakan para pahlawan yang telah berjuang demi bangsa dan negara,” ungkapnya.
Bupati Talenrang mengaku, tantangan bangsa saat ini bukan lagi perjuangan fisik, melainkan menghadapi perkembangan zaman, transformasi digital dan berbagai hal yang dapat mempengaruhi cara pandang masyarakat.
“Kita tidak lagi berjuang dengan mengangkat senjata, tetapi berjuang menghadapi digitalisasi dan berbagai hal yang memporak-porandakan cara pandang dan cara berpikir masyarakat kita. Melalui semangat Gowa Bersama, mari menjaga kedaulatan bangsa untuk kepentingan bangsa dan negara,” lanjutnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Gowa juga membacakan sambutan seragam Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia yang menegaskan bahwa Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan bangsa dalam menghadapi tantangan zaman.