Salat Iduladha di RTH Syekh Yusuf, Bupati Gowa Ajak Warga Perkuat Persatuan
Herni Amir
Rabu, 27 Mei 2026 - 12:28 WIB
Bupati St Husniah Talenrang menyampaikan sambutan pada Salat Idul Adha di RTH Syekh Yusuf pagi tadi. Foto: Istimewa
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa bersama masyarakat melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah di Lapangan RTH Syekh Yusuf, Rabu (27/5).
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mengatakan Hari Raya Iduladha menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial serta semangat pengorbanan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Iduladha mengajarkan kita bahwa pembangunan daerah membutuhkan keikhlasan, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama. Nilai kurban harus hadir dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling membantu,” ujar orang nomor satu di Gowa itu.
Menurut Husniah, Pemkab Gowa terus berupaya menghadirkan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat hingga pelosok desa. Ia menilai keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur, tetapi juga dari terciptanya rasa aman, keadilan, dan kesejahteraan masyarakat.
“Masyarakat hari ini membutuhkan keteladanan, kesejukan, dan persaudaraan. Karena itu mari kita menjaga persatuan antar sesama,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Husniah juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga budaya gotong royong dan memperkuat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Gowa.
“Membangun Gowa bukan hanya tugas pemerintah. Dibutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat agar daerah ini semakin maju, damai, dan penuh keberkahan,” katanya.
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mengatakan Hari Raya Iduladha menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial serta semangat pengorbanan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Iduladha mengajarkan kita bahwa pembangunan daerah membutuhkan keikhlasan, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama. Nilai kurban harus hadir dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling membantu,” ujar orang nomor satu di Gowa itu.
Menurut Husniah, Pemkab Gowa terus berupaya menghadirkan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat hingga pelosok desa. Ia menilai keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur, tetapi juga dari terciptanya rasa aman, keadilan, dan kesejahteraan masyarakat.
“Masyarakat hari ini membutuhkan keteladanan, kesejukan, dan persaudaraan. Karena itu mari kita menjaga persatuan antar sesama,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Husniah juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga budaya gotong royong dan memperkuat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Gowa.
“Membangun Gowa bukan hanya tugas pemerintah. Dibutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat agar daerah ini semakin maju, damai, dan penuh keberkahan,” katanya.