BPIP Ajak Masyarakat Bantaeng Aktualisasikan Nilai Pancasila
Bahar Karibo
Selasa, 02 Juni 2026 - 10:32 WIB
Bupati Bantaeng, M Fathul Fauzy Nurdin bersama Wakil Bupati Sahabuddin bersama pimpinan Forkopimda. Foto: Istimewa
Pemerintah Kabupaten Bantaeng memperingati Hari Lahir Pancasila 2026 melalui upacara yang digelar di Lapangan Pantai Seruni, Senin (1/6/2026). Upacara dihadiri Bupati Bantaeng Muh. Fathul Fauzy Nurdin bersama Wakil Bupati H. Sahabuddin.
Peringatan tahun ini mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia". Tema tersebut menekankan peran Pancasila sebagai dasar pemersatu bangsa sekaligus pijakan Indonesia dalam mendorong perdamaian dunia.
Komandan Kodim 1410/Bantaeng Letkol Arh. Muh. Husni Hidayat Muchlis bertindak sebagai inspektur upacara dan membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia.
Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
"Hari ini, 1 Juni 2026, kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Lebih dari sekadar seremoni tahunan, hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia," demikian kutipan sambutan Kepala BPIP.
BPIP juga menilai Pancasila telah menjadi pedoman bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk perkembangan teknologi, perubahan sosial, hingga dinamika geopolitik global. Di tengah keberagaman yang dimiliki, Indonesia dinilai mampu menjaga persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dalam sambutan tersebut juga disampaikan bahwa Indonesia terus berperan dalam upaya menjaga perdamaian dunia, antara lain melalui pengiriman pasukan perdamaian di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), mediasi konflik di berbagai kawasan, serta dukungan terhadap perjuangan bangsa-bangsa yang masih menghadapi penjajahan.
Peringatan tahun ini mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia". Tema tersebut menekankan peran Pancasila sebagai dasar pemersatu bangsa sekaligus pijakan Indonesia dalam mendorong perdamaian dunia.
Komandan Kodim 1410/Bantaeng Letkol Arh. Muh. Husni Hidayat Muchlis bertindak sebagai inspektur upacara dan membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia.
Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
"Hari ini, 1 Juni 2026, kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Lebih dari sekadar seremoni tahunan, hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia," demikian kutipan sambutan Kepala BPIP.
BPIP juga menilai Pancasila telah menjadi pedoman bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk perkembangan teknologi, perubahan sosial, hingga dinamika geopolitik global. Di tengah keberagaman yang dimiliki, Indonesia dinilai mampu menjaga persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dalam sambutan tersebut juga disampaikan bahwa Indonesia terus berperan dalam upaya menjaga perdamaian dunia, antara lain melalui pengiriman pasukan perdamaian di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), mediasi konflik di berbagai kawasan, serta dukungan terhadap perjuangan bangsa-bangsa yang masih menghadapi penjajahan.