home sulsel

Listrik PLN Pangkas Biaya Petani Bawang Enrekang hingga 60 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:45 WIB
Dengan hadirnya listrik, kini petani bawang di Kabupaten Enrekang dapat memanfaatkan untuk penyiraman dan meningkatkan produktivitas di sektor pertanian. Foto/Istimewa
Hamparan kebun bawang yang menghijau di lereng pegunungan Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, menjadi saksi perubahan yang dirasakan para petani sejak hadirnya listrik PLN. Tak lagi sekadar berfungsi sebagai penerangan, listrik kini menjadi penggerak utama produktivitas pertanian melalui efisiensi biaya dan pemanfaatan teknologi yang lebih modern.

Komitmen tersebut diwujudkan PT PLN (Persero) melalui program Electrifying Agriculture (EA) yang mendukung transformasi sektor pertanian menuju sistem budidaya yang lebih efisien dan berkelanjutan. Program ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi PLN dalam mendukung upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada pangan nasional.

Salah satu manfaat program ini dirasakan Muhajir, petani bawang asal Kabupaten Enrekang. Sebelum memanfaatkan listrik PLN, kebutuhan air untuk lahan pertaniannya mengandalkan pompa berbahan bakar diesel yang membutuhkan pasokan BBM setiap hari.

“Dulu kami harus mencari BBM setiap hari agar pompa bisa beroperasi. Kalau bahan bakarnya tidak ada, penyiraman pun terhambat,” ujar Muhajir.

Ketergantungan pada bahan bakar tersebut membuat biaya operasional cukup tinggi. Dalam satu musim tanam, Muhajir menghabiskan sekitar Rp35 juta untuk kebutuhan penyiraman tujuh kebun bawangnya. Setelah beralih menggunakan listrik PLN dengan daya terpasang 92.400 Volt Ampere (VA), biaya tersebut turun menjadi sekitar Rp14 juta per musim tanam atau lebih hemat hingga 60 persen.

Selain mengurangi biaya produksi, listrik PLN juga mendukung penggunaan pompa air yang lebih stabil dan lampu penerangan pengendali hama yang membantu menjaga kualitas tanaman. Kondisi ini turut berdampak pada peningkatan produktivitas kebun bawang miliknya.

“Saya sangat mengapresiasi kemudahan dan penghematan yang diberikan listrik PLN. Sekarang tidak perlu lagi mengangkut solar ke kebun atau khawatir saat BBM langka. Pembelian token listrik juga bisa dilakukan melalui telepon genggam. Ke depan saya berencana mengonversi sepuluh pompa lainnya menjadi listrik,” katanya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya