home sulsel

Pemkab Gowa Harap IDAI Sulsel Ambil Peran Lebih Besar dalam Kesehatan Anak

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:15 WIB
Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis memberi sambutan pada seminar Hari Ulang Tahun ke-72 IDAI. Foto: Istimewa
Pemerintah Kabupaten Gowa berharap Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Sulawesi Selatan terus memperkuat perannya dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak, termasuk melalui penguatan kapasitas tenaga kesehatan dan dukungan terhadap upaya percepatan penurunan stunting.

Harapan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis, saat seminar Hari Ulang Tahun ke-72 IDAI bertema "Optimalisasi Perkembangan Otak dan Tatalaksana Penyakit Infeksi pada Anak" di Gowa, Sabtu (13/6/2026).

"Di usia yang semakin matang ini, kami berharap IDAI terus menjadi organisasi profesi terdepan dalam mewujudkan generasi Indonesia, khususnya di Kabupaten Gowa, yang sehat, cerdas dan berkualitas," kata Andy Azis.

Menurutnya, perhatian terhadap 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) menjadi faktor penting dalam mendukung perkembangan otak anak. Dukungan nutrisi, stimulasi yang tepat, dan perlindungan dari penyakit infeksi dinilai akan memengaruhi kualitas sumber daya manusia di masa depan.

“Perkembangan otak yang optimal akan berpengaruh langsung terhadap kemampuan belajar, kecerdasan, produktivitas dan kualitas hidup anak di masa mendatang. Karena itu, investasi terbaik yang dapat kita lakukan hari ini adalah memastikan setiap anak memperoleh kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal,” jelasnya.

Andy Azis mengatakan berbagai indikator kesehatan anak di Kabupaten Gowa menunjukkan perkembangan positif dalam beberapa tahun terakhir. Salah satunya terlihat dari capaian program imunisasi yang berhasil menjangkau anak-anak yang sebelumnya belum mendapatkan imunisasi dasar atau zero dose hingga melampaui target nasional.

Selain itu, prevalensi stunting di Kabupaten Gowa juga terus mengalami penurunan. Data pemerintah daerah menunjukkan angka stunting turun dari sekitar 33 persen pada 2022 menjadi 21,1 persen pada 2023 dan kembali menurun hingga sekitar 17 persen.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya