Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai di Bantaeng, Bupati Ajak Warga Dukung Pendataan
Bahar Karibo
Selasa, 16 Juni 2026 - 14:00 WIB
Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin menyerahkan simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada petugas. Foto: SINDO Makassar/Baharuddin Karibo
Pemerintah Kabupaten Bantaeng resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui kegiatan Apel Siaga yang dipimpin Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, di Tribun Pantai Seruni, Senin (15/6/2026).
Dalam amanatnya, Bupati Bantaeng menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan program strategis nasional yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian Indonesia, termasuk di Kabupaten Bantaeng.
Menurutnya, data yang dihasilkan dari sensus ekonomi tidak hanya menjadi data statistik, tetapi juga menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah.
"Data sensus ekonomi akan menjadi landasan dalam merumuskan kebijakan pembangunan, menyusun program pemberdayaan ekonomi masyarakat, meningkatkan investasi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat daya saing daerah," ujarnya.
Bupati juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, khususnya para camat, untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di wilayah masing-masing agar proses pendataan berjalan lancar dan menghasilkan data yang akurat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Bantaeng secara simbolis menyematkan tanda pengenal kepada petugas Sensus Ekonomi 2026, menyerahkan kartu BPJS Ketenagakerjaan, serta menandai dimulainya pelaksanaan sensus melalui penandatanganan piagam komitmen bersama dan pemukulan gong.
Untuk mendukung pelaksanaan sensus, sebanyak 254 petugas lapangan telah direkrut dan akan bertugas melakukan pendataan di seluruh wilayah Kabupaten Bantaeng.
Dalam amanatnya, Bupati Bantaeng menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan program strategis nasional yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian Indonesia, termasuk di Kabupaten Bantaeng.
Menurutnya, data yang dihasilkan dari sensus ekonomi tidak hanya menjadi data statistik, tetapi juga menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah.
"Data sensus ekonomi akan menjadi landasan dalam merumuskan kebijakan pembangunan, menyusun program pemberdayaan ekonomi masyarakat, meningkatkan investasi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat daya saing daerah," ujarnya.
Bupati juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, khususnya para camat, untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di wilayah masing-masing agar proses pendataan berjalan lancar dan menghasilkan data yang akurat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Bantaeng secara simbolis menyematkan tanda pengenal kepada petugas Sensus Ekonomi 2026, menyerahkan kartu BPJS Ketenagakerjaan, serta menandai dimulainya pelaksanaan sensus melalui penandatanganan piagam komitmen bersama dan pemukulan gong.
Untuk mendukung pelaksanaan sensus, sebanyak 254 petugas lapangan telah direkrut dan akan bertugas melakukan pendataan di seluruh wilayah Kabupaten Bantaeng.