home sulsel

Wakil Bupati Gowa Lepas Ribuan Santri pada Pawai Muharram 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:12 WIB
Wabup Gowa, Darmawangsyah Muin melepas peserta Jalan Sehat Pawai Muharram, Selasa (16/6/2026). Foto: Istimewa
Ribuan santri, remaja masjid, orang tua santri, dan masyarakat memadati Lapangan Sultan Hasanuddin, Sungguminasa, Selasa (16/6/2026), untuk mengikuti Jalan Sehat Pawai Muharram yang digelar Dewan Pengurus Kecamatan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPK BKPRMI) Kecamatan Somba Opu.

Kegiatan dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah itu dibuka oleh Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin. Pawai Muharram tidak hanya menjadi perayaan pergantian tahun Hijriah, tetapi juga menjadi momentum mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk berhijrah menjadi pribadi yang lebih baik, berakhlak mulia, dan dekat dengan Al-Qur'an.

Darmawangsyah Muin yang juga menjabat Ketua Dewan Pembina DPD BKPRMI Kabupaten Gowa mengatakan, Jalan Sehat Pawai Muharram merupakan tradisi positif yang rutin dilaksanakan setiap tahun dan memberikan manfaat bagi anak-anak binaan BKPRMI.

"Ini merupakan kegiatan yang sangat positif bagi anak-anak kita. Setiap Tahun Baru Islam kita hadirkan kegiatan yang membangun semangat dan spirit kebersamaan. BKPRMI selama ini aktif dalam berbagai kegiatan sosial, dan melalui jalan sehat Pawai Muharram ini kita ingin menghadirkan suasana yang menyegarkan sekaligus memberikan motivasi kepada santri dan seluruh keluarga besar BKPRMI," ujarnya.

Menurut Darmawangsyah, makna hijrah tidak hanya dimaknai sebagai pergantian kalender Islam, tetapi juga menjadi pengingat untuk terus memperbaiki diri, memperkuat keimanan, dan membangun karakter generasi penerus bangsa yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur'an.

Ia mendorong para santri BKPRMI untuk terus belajar, membaca, dan menghafal Al-Qur'an sebagai bekal kehidupan di masa depan.

"InsyaAllah ketika dewasa nanti mereka menjadi anak-anak yang bertakwa, insan Qurani yang sukses dan mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan daerah. Kami juga mengajak para orang tua untuk terus mendampingi dan menjaga anak-anak dari pengaruh pergaulan yang dapat merusak masa depan mereka," pesannya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya