Haul ke-7 Raja Binamu ke-16 Digelar Agustus 2026, Panitia Genjot Persiapan
Sulaiman Nai
Selasa, 16 Juni 2026 - 17:33 WIB
Panitia dan pengurus Lembaga Adat Mattewakkang Karaeng Jungge berfoto bersama seusai pertemuan dalam rangka persiapan Haul Raja Binamu. Foto: Istimewa
Panitia dan pengurus Lembaga Adat Mattewakkang Karaeng Jungge mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Haul ke-7 Raja Binamu ke-16 yang dijadwalkan berlangsung pada awal Agustus 2026.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Istana Balla Lompoa Bontang, Kelurahan Empoang Selatan, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Selasa (16/6/2026).
Rapat dihadiri Ketua Lembaga Adat Mattewakkang Karaeng Jungge, Ir. Chaidir Lewang Karaeng Bulu, bersama jajaran pengurus dan panitia pelaksana.
Dalam rapat tersebut, Chaidir Lewang menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai budaya dan adat istiadat yang diwariskan para leluhur. Menurutnya, peringatan haul tidak hanya menjadi momentum mengenang jasa para pendahulu, tetapi juga sarana edukasi budaya bagi generasi muda.
Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Sekretaris Lembaga Adat Mattewakkang Karaeng Jungge, Adwin Maggau Patoppoi Karaeng Sutte, memaparkan agenda kegiatan serta pembagian tugas kepada seluruh panitia.
“Kami ingin memastikan seluruh aspek persiapan berjalan maksimal, mulai dari teknis pelaksanaan, koordinasi tamu undangan, hingga pengamanan situs budaya. Waktu yang tersisa menuju pelaksanaan haul relatif singkat, sehingga diperlukan kerja sama dan koordinasi yang solid dari seluruh panitia,” ujar Adwin.
Haul ke-7 Raja Binamu ke-16 diperkirakan dihadiri tokoh adat, budayawan, keluarga besar keturunan kerajaan, serta unsur pemerintah daerah.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Istana Balla Lompoa Bontang, Kelurahan Empoang Selatan, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Selasa (16/6/2026).
Rapat dihadiri Ketua Lembaga Adat Mattewakkang Karaeng Jungge, Ir. Chaidir Lewang Karaeng Bulu, bersama jajaran pengurus dan panitia pelaksana.
Dalam rapat tersebut, Chaidir Lewang menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai budaya dan adat istiadat yang diwariskan para leluhur. Menurutnya, peringatan haul tidak hanya menjadi momentum mengenang jasa para pendahulu, tetapi juga sarana edukasi budaya bagi generasi muda.
Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Sekretaris Lembaga Adat Mattewakkang Karaeng Jungge, Adwin Maggau Patoppoi Karaeng Sutte, memaparkan agenda kegiatan serta pembagian tugas kepada seluruh panitia.
“Kami ingin memastikan seluruh aspek persiapan berjalan maksimal, mulai dari teknis pelaksanaan, koordinasi tamu undangan, hingga pengamanan situs budaya. Waktu yang tersisa menuju pelaksanaan haul relatif singkat, sehingga diperlukan kerja sama dan koordinasi yang solid dari seluruh panitia,” ujar Adwin.
Haul ke-7 Raja Binamu ke-16 diperkirakan dihadiri tokoh adat, budayawan, keluarga besar keturunan kerajaan, serta unsur pemerintah daerah.