Jalan Berlubang yang Dalam jadi Titik Macet Baru di Jalan Poros Malino Gowa
Ahmad Muhaimin
Kamis, 18 Juni 2026 - 18:40 WIB
Pengendara melewati jalan rusak di Poros Malino, Kelurahan Tamarunang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa pada Rabu (17/06/2026). Foto: Muhaimin
Ada titik kemacetan baru di Jalan Poros Malino, Kelurahan Tamarunang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Lokasinya tepat di depan Masjid Nurul Mu'min Panggentungang.
Di jalan provinsi itu, terdapat sejumlah lubang di tengah jalan. Bahkan ada satu titik lubang besar dan dalam.
Kondisi itu memaksa pengendara roda empat, harus pelan-pelan sehingga terjadi penumpukan kendaraan. Akibatnya, terjadi kemacetan sepanjang kurang lebih 1 km.
Ketua Komisi D DPRD Sulsel, Kadir Halid mengatakan pihaknya belum mengetahui ruas jalan yang rusak tersebut. Tapi ia akan meneruskan keluhan ini kepada Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan.
"Saya akan meneruskan persoalan ini ke Pak Kadis (Andi Ihsan)," kata Kadir saat dihubungi pada Rabu (17/06/2026).
Dari pantauan di lokasi, lubang di jalan ini sempat ditimbun menggunakan tanah dan kerikil. Tapi penanganan ini tidak bertahan lama, dan Kembali rusak.
Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Ihsan mengungkapkan siap mengkoordinasikan persoalan ini dengan jajarannya. Pihaknya juga bertekad untuk segera melakukan perbaikan jalan.
Di jalan provinsi itu, terdapat sejumlah lubang di tengah jalan. Bahkan ada satu titik lubang besar dan dalam.
Kondisi itu memaksa pengendara roda empat, harus pelan-pelan sehingga terjadi penumpukan kendaraan. Akibatnya, terjadi kemacetan sepanjang kurang lebih 1 km.
Ketua Komisi D DPRD Sulsel, Kadir Halid mengatakan pihaknya belum mengetahui ruas jalan yang rusak tersebut. Tapi ia akan meneruskan keluhan ini kepada Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan.
"Saya akan meneruskan persoalan ini ke Pak Kadis (Andi Ihsan)," kata Kadir saat dihubungi pada Rabu (17/06/2026).
Dari pantauan di lokasi, lubang di jalan ini sempat ditimbun menggunakan tanah dan kerikil. Tapi penanganan ini tidak bertahan lama, dan Kembali rusak.
Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Ihsan mengungkapkan siap mengkoordinasikan persoalan ini dengan jajarannya. Pihaknya juga bertekad untuk segera melakukan perbaikan jalan.
(umi)