Bantaeng Gelar Grand Final Duta Anak 2026, Libatkan 16 Finalis Terbaik
Bahar Karibo
Senin, 22 Juni 2026 - 17:51 WIB
Bunda Forum Anak Kabupaten Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri menghadiri Grand Final Duta Anak 2026. Foto: SINDO Makassar/Bahar Karibo
Sebanyak 16 finalis terbaik mengikuti Grand Final Pemilihan Duta Anak Kabupaten Bantaeng Tahun 2026 yang digelar di Gedung Balai Kartini, Senin (22/6/2026).
Pemilihan Duta Anak merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Bantaeng dalam mendorong partisipasi anak dan mendukung terwujudnya Kabupaten Layak Anak (KLA).
Tahun ini, ajang tersebut diikuti 31 peserta dari berbagai kecamatan dan sekolah di Kabupaten Bantaeng. Setelah melalui proses seleksi, 16 peserta dinyatakan lolos ke babak grand final.
Bunda Forum Anak Kabupaten Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri, mengatakan pemerintah daerah berkomitmen memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyampaikan aspirasi dan berperan dalam pembangunan.
"Duta anak bukan sekedar gelar atau salempang. Tugas kalian adalah menjadi teladan bagi teman-teman sebaya, menjadi penyambung lidah anak-anak lain kepada kami orang dewasa, menjadi agen perubahan dalam isu-isu anak seperti perlindungan dari kekerasan, perundungan, perkawinan anak, hingga penggunaan gadget yang bijak", katanya.
Menurut dia, para finalis juga diharapkan menampilkan kepribadian yang jujur, berani, kreatif, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sesama. Sikap rendah hati dan akhlak yang baik dinilai menjadi modal penting bagi generasi penerus.
"Selamat berkompetisi, ingatlah bahwa setiap peserta adalah anak-anak yang terbaik yang telah melewati berbagai tahapan seleksi. Menang atau tidak, kalian kalian semua adalah generasi hebat yang memiliki kesempatan untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Saya ucapkan selamat bertanding kepada seluruh peserta. Semoga terpilih Duta Anak yang benar-benar bisa menginspirasi dan mengharumkan nama Kabupaten Bantaeng", tuturnya.
Pemilihan Duta Anak merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Bantaeng dalam mendorong partisipasi anak dan mendukung terwujudnya Kabupaten Layak Anak (KLA).
Tahun ini, ajang tersebut diikuti 31 peserta dari berbagai kecamatan dan sekolah di Kabupaten Bantaeng. Setelah melalui proses seleksi, 16 peserta dinyatakan lolos ke babak grand final.
Bunda Forum Anak Kabupaten Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri, mengatakan pemerintah daerah berkomitmen memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyampaikan aspirasi dan berperan dalam pembangunan.
"Duta anak bukan sekedar gelar atau salempang. Tugas kalian adalah menjadi teladan bagi teman-teman sebaya, menjadi penyambung lidah anak-anak lain kepada kami orang dewasa, menjadi agen perubahan dalam isu-isu anak seperti perlindungan dari kekerasan, perundungan, perkawinan anak, hingga penggunaan gadget yang bijak", katanya.
Menurut dia, para finalis juga diharapkan menampilkan kepribadian yang jujur, berani, kreatif, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sesama. Sikap rendah hati dan akhlak yang baik dinilai menjadi modal penting bagi generasi penerus.
"Selamat berkompetisi, ingatlah bahwa setiap peserta adalah anak-anak yang terbaik yang telah melewati berbagai tahapan seleksi. Menang atau tidak, kalian kalian semua adalah generasi hebat yang memiliki kesempatan untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Saya ucapkan selamat bertanding kepada seluruh peserta. Semoga terpilih Duta Anak yang benar-benar bisa menginspirasi dan mengharumkan nama Kabupaten Bantaeng", tuturnya.