IAS Resmi Kantongi Diskresi DPP Maju di Musda Golkar Sulsel
Ahmad Muhaimin
Rabu, 24 Juni 2026 - 22:16 WIB
Kader senior, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) mengantongi diskresi DPP untuk bertarung di Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulsel. Foto: Istimewa
Kader senior, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) mengantongi diskresi DPP untuk bertarung di Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulsel. Surat sakti itu ia terima langsung dari Ketua Umum (Ketum) Bahlil Lahadalia di Kantor DPP Golkar, Jakarta pada Rabu (24/06/2026).
Hadir Sekjen DPP Golkar, Sarmuji dan Anggota DPR RI Fraksi Golkar dari Dapil Sulsel II, HAM Nurdin Halid.
"Dengan mengucapkan Bismillahirahmanirahim, saya serahkan rekomendasi diskresi DPP Partai Golkar kepada Kak Aco (IAS) untuk dipergunakan sebagaimana mestinya, dan untuk membesarkan Partai Golkar di wilayah Sulawesi Selatan," kata Bahlil sembari menyerahkan surat diskresi tersebut.
Menteri ESDM itu langsung memberikan target tinggi kepada IAS. Bahli meminta mantan Wali Kota Makassar dua periode itu meningkatkan kursi di Pileg 2029.
"Kembalikan marwah dan kebesaran Partai Golkar dari seluruh kekuatan tokoh-tokoh dan kader dalam rangka perbaikan ke depan. Dengan target Kak Aco, naik kursi Kak Aco," jelas Bahlil.
Sementara itu, IAS tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya menerima diskresi ini. Ia mengaku siap menambah kursi Golkar di Sulsel.
"Saya terima Ketum, InsyaAllah seperti komitmen saya, tegak lurus. Komitmen untuk meningkatkan tambahan kursi di Sulawesi Selatan," tegasnya.
Hadir Sekjen DPP Golkar, Sarmuji dan Anggota DPR RI Fraksi Golkar dari Dapil Sulsel II, HAM Nurdin Halid.
"Dengan mengucapkan Bismillahirahmanirahim, saya serahkan rekomendasi diskresi DPP Partai Golkar kepada Kak Aco (IAS) untuk dipergunakan sebagaimana mestinya, dan untuk membesarkan Partai Golkar di wilayah Sulawesi Selatan," kata Bahlil sembari menyerahkan surat diskresi tersebut.
Menteri ESDM itu langsung memberikan target tinggi kepada IAS. Bahli meminta mantan Wali Kota Makassar dua periode itu meningkatkan kursi di Pileg 2029.
"Kembalikan marwah dan kebesaran Partai Golkar dari seluruh kekuatan tokoh-tokoh dan kader dalam rangka perbaikan ke depan. Dengan target Kak Aco, naik kursi Kak Aco," jelas Bahlil.
Sementara itu, IAS tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya menerima diskresi ini. Ia mengaku siap menambah kursi Golkar di Sulsel.
"Saya terima Ketum, InsyaAllah seperti komitmen saya, tegak lurus. Komitmen untuk meningkatkan tambahan kursi di Sulawesi Selatan," tegasnya.