home sulsel

Bupati Gowa Siap Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Ponpes Parmusi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 07:38 WIB
Pengurus Harian Parmusi Sulsel saat audiens dengan bupati Gowa diwakili Sekda, Andy Azis Peter. Foto: Istimewa
Bupati Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan,Sitti Husniah Talenrang, siap hadir pada peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Madani Parmusi di Dusun Datarang Kelurahan Tamaona Kecamatan Tombolo Pao Kabupaten Gowa, Ahad, (28/062026).

"Informasi yang kami terima, ibu bupati siap hadir.. Begitupula Kakankemenag Gowa,juga telah menyatakan kesiapannya, " jelas Sekretaris Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) Sulsel, Drs Syamsuddin MSi yang juga bertindak sebagai ketua panitia pelaksana.

Untuk diketahui, inilah pesantren pertama di luar Jawa yang didirikan Parmusi, sejak dideklarasikan pada 17 Agustus 1967. Parmusi kemudian berubah menjadi parpol pada 20 Februari 1968. Lalu, 4 Oktober 2016, organisasi ini resmi mengusung visi misinya dengan berpijak pada empat pilar, yakni Keimanan dan Ketaqwaan, dakwah, sosial, ekonomi dan pendidikan.

Parmusi yang banyak bergerak dalam dakwah ilallah dengan konsep yang diusung bernama Desa Madani, bergerak ke seluruh pelosok desa terpencil dan terluar perbatasan. Dari sini pula lahir kegelisahan yang terus menerpa, bagaimana Parmusi memiliki lembaga pendidikan pesantren yang lokasinya sejuk, jauh dari keramaian kota serta menjadi pusat kebudayaan, peradaban dan wisata religi.

Gagasan Ketua Bergayung Sambut

Awal mula rencana pembangunan Pondok Pesantren Madani Parmusi, dari gagasan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Parmusi Sulsel, Dr Abu Bakar Wasahua saat Parmusi menggelar kegiatan sosial, keagamaan dan ekonomi, di Tamaona.

Kepada Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Parmusi Tombolo Pao Abdul Rahman L, Abu Bakar bertanya, siapa kira-kira yang memiliki lahan untuk diwakafkan menjadi pesantren?
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya