home sulsel

Pemkab Gowa Perkuat Pencegahan Korupsi Lewat Sosialisasi Integritas Aparatur

Rabu, 01 Juli 2026 - 12:16 WIB
Sosialisasi Anti Korupsi Inspektorat Daerah Kabupaten Gowa tersebut berlangsung di Hotel Horison Ultima Makassar, Selasa (30/6). Foto: Istimewa
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus memperkuat komitmennya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih melalui Sosialisasi Anti Korupsi bertema “Membangun Kesadaran Integritas untuk Mewujudkan Organisasi yang Berdaya Cegah Korupsi”.

Kegiatan yang diselenggarakan Inspektorat Daerah Kabupaten Gowa tersebut berlangsung di Hotel Horison Ultima Makassar, Selasa (30/6).

Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis, mengatakan keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, maupun jumlah program yang terlaksana. Menurutnya, kemajuan daerah juga ditentukan oleh kualitas tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.

"Korupsi merupakan salah satu ancaman terbesar bagi pembangunan. Karena itu, yang paling utama adalah membangun fondasi moral dan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Korupsi adalah penyakit birokrasi yang paling merusak. Tidak hanya merugikan keuangan daerah, tetapi juga merampas hak masyarakat untuk memperoleh pelayanan publik yang prima," ujar Sekda Gowa saat membuka kegiatan tersebut.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Gowa menempatkan pencegahan sebagai strategi utama dalam pemberantasan korupsi karena dinilai lebih efektif dibandingkan penindakan setelah pelanggaran terjadi.

"Strategi utama Pemerintah Kabupaten Gowa adalah mendahulukan pencegahan korupsi. Mencegah jauh lebih baik daripada mengobati. Kita harus menutup rapat setiap celah rawan korupsi, terutama pada sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan masyarakat," katanya.

Andy Azis menjelaskan, sejumlah sektor yang berpotensi rawan korupsi, seperti pelayanan perizinan, pengelolaan dana desa, dan penyaluran bantuan sosial, perlu mendapat perhatian serius. Menurutnya, perbaikan sistem harus berjalan seiring dengan penguatan integritas aparatur.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya