Jelang Asian Games di Jepang, 18 Atlet Takraw Timnas Jalani Pelatnas di Parepare
Tim SINDOmakassar
Senin, 13 Juli 2026 - 20:49 WIB
Ketua Umum PB PSTI Pusat, Dr Surianto. Foto: Istimewa
Menjelang perhelatan Asian Games ke-20 yang akan digelar di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 19 September hingga 5 Oktober 2026, Tim Nasional Sepak Takraw Indonesia bersiap tancap gas. Sebanyak 18 atlet terpilih dijadwalkan menjalani Pusat Pelatihan Nasional (Pelatnas) di Kota Parepare, Sulawesi Selatan.
Berdasarkan surat resmi dari Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB PSTI), agenda Training Center (TC) ini akan berlangsung selama dua bulan, terhitung mulai 12 Juli hingga 12 September 2026. Proses latihan intensif tersebut dipusatkan di GOR Gelora Mandiri, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare.
Ketua Umum PB PSTI Pusat, Dr Surianto, mengungkapkan bahwa pemilihan Kota Parepare bukan tanpa alasan. Selain karena posisinya yang dinilai strategis, ia juga ingin memperkenalkan tanah kelahirannya kepada para atlet yang berasal dari luar Pulau Sulawesi.
"Kami ingin memperkenalkan Kota Parepare, bahwa disini tempat kelahiran Ketua Umum PSTI yang sekarang ini.
Alhamdulillah Bapak Walikota sudah memberikan izin untuk kami pakai GOR Kota Parepare untuk dijadikan TC Asian Games yang akan datang di Nagoya. Jadi atlet yang kita pilih untuk TC ini adalah 9 putra dan 9 putri, totalnya 18. Kemudian pelatih ada 4, dan manager ada 1," jelasnya Rabu (13/7/2026).
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Partai Gerindra Parepare ini menambahkan, 18 atlet yang masuk Pelatnas merupakan hasil saringan ketat dari seleksi total 200 peserta. Mereka datang dari berbagai daerah di Indonesia, meliputi Jawa Tengah, DKI Jakarta, Riau, Sulawesi Utara dan Sulawesi Selatan.
Hingga Senin siang, gelombang kedatangan atlet di Kota Parepare terus mengalir. Tim pelatih yang digawangi oleh Abd Gani, Andi Nur Alim Kaba, dan Ramli juga bersiap menyusun program latihan komprehensif setelah adanya revisi nomor pertandingan dan daftar atlet peserta Asian Games 2026.
Berdasarkan surat resmi dari Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB PSTI), agenda Training Center (TC) ini akan berlangsung selama dua bulan, terhitung mulai 12 Juli hingga 12 September 2026. Proses latihan intensif tersebut dipusatkan di GOR Gelora Mandiri, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare.
Ketua Umum PB PSTI Pusat, Dr Surianto, mengungkapkan bahwa pemilihan Kota Parepare bukan tanpa alasan. Selain karena posisinya yang dinilai strategis, ia juga ingin memperkenalkan tanah kelahirannya kepada para atlet yang berasal dari luar Pulau Sulawesi.
"Kami ingin memperkenalkan Kota Parepare, bahwa disini tempat kelahiran Ketua Umum PSTI yang sekarang ini.
Alhamdulillah Bapak Walikota sudah memberikan izin untuk kami pakai GOR Kota Parepare untuk dijadikan TC Asian Games yang akan datang di Nagoya. Jadi atlet yang kita pilih untuk TC ini adalah 9 putra dan 9 putri, totalnya 18. Kemudian pelatih ada 4, dan manager ada 1," jelasnya Rabu (13/7/2026).
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Partai Gerindra Parepare ini menambahkan, 18 atlet yang masuk Pelatnas merupakan hasil saringan ketat dari seleksi total 200 peserta. Mereka datang dari berbagai daerah di Indonesia, meliputi Jawa Tengah, DKI Jakarta, Riau, Sulawesi Utara dan Sulawesi Selatan.
Hingga Senin siang, gelombang kedatangan atlet di Kota Parepare terus mengalir. Tim pelatih yang digawangi oleh Abd Gani, Andi Nur Alim Kaba, dan Ramli juga bersiap menyusun program latihan komprehensif setelah adanya revisi nomor pertandingan dan daftar atlet peserta Asian Games 2026.