Bupati Maros Lepas 20 Siswa Sekolah Rakyat Asal Maros
Najmi S Limonu
Selasa, 14 Juli 2026 - 11:12 WIB
Bupati Maros AS Chaidir Syam bersama siswa sekolah rakyat. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
Bupati Maros AS Chaidir Syam melepas siswa asal Kabupaten Maros untuk menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat (SR) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Maros, Andi Zulkifli Riswan Akbar mengatakan, untuk tahun ajaran baru 2026, calon siswa SR asal Maros berjumlah 20 orang terdiri dari siswa 12 SMP dan 8 siswa SMA.
"Calon siswa Sekolah Rakyat dari Maros berjumlah 20 orang. Jumlah ini sesuai dengan kuota yang diberikan ke Kabupaten Maros. Jadi jumlah siswa setiap daerah itu berbeda-beda, tergantung quota yang diberikan. Kebetulan Maros mendapatkan quota 20 orang calon siswa," ujarnya kepada awak media saat dihubungi, Selasa (14/6/2026).
Dia menambahkan, untuk mempersiapkan siswa Sekolah Rakyat asal Maros, Dinas Sosial telah melakukan pembekalan. Pemda Maros juga telah memberikan kelengkapan administrasi, trasportasi dan pendampingan dari SDM PKH.
Menyinggung mengenai sistem perekrutan siswa Sekolah Rakyat ini, Mantan Camat Turikale ini mengatakan, perekrutannya dilakukan melalui prosedur penjangkauan oleh PKH disetiap kecamatan.
"Perekrutannya dilakukan secara terbuka. Kami telah melakukan verivikasi lapangan dan pengumuman. Hasilnya ada yang lulus dan ada yang tidak lulus," ujarnya.
Pria yang biasa disapa Andi Riris ini mengatakan, dari 20 siswa tersebut direkrut dari beberapa Kecamatan.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Maros, Andi Zulkifli Riswan Akbar mengatakan, untuk tahun ajaran baru 2026, calon siswa SR asal Maros berjumlah 20 orang terdiri dari siswa 12 SMP dan 8 siswa SMA.
"Calon siswa Sekolah Rakyat dari Maros berjumlah 20 orang. Jumlah ini sesuai dengan kuota yang diberikan ke Kabupaten Maros. Jadi jumlah siswa setiap daerah itu berbeda-beda, tergantung quota yang diberikan. Kebetulan Maros mendapatkan quota 20 orang calon siswa," ujarnya kepada awak media saat dihubungi, Selasa (14/6/2026).
Dia menambahkan, untuk mempersiapkan siswa Sekolah Rakyat asal Maros, Dinas Sosial telah melakukan pembekalan. Pemda Maros juga telah memberikan kelengkapan administrasi, trasportasi dan pendampingan dari SDM PKH.
Menyinggung mengenai sistem perekrutan siswa Sekolah Rakyat ini, Mantan Camat Turikale ini mengatakan, perekrutannya dilakukan melalui prosedur penjangkauan oleh PKH disetiap kecamatan.
"Perekrutannya dilakukan secara terbuka. Kami telah melakukan verivikasi lapangan dan pengumuman. Hasilnya ada yang lulus dan ada yang tidak lulus," ujarnya.
Pria yang biasa disapa Andi Riris ini mengatakan, dari 20 siswa tersebut direkrut dari beberapa Kecamatan.