home sulsel

14 Personel BKO Polres Selayar Diterjunkan Bantu Cari 27 Korban KLM Nurul Salsa

Jum'at, 17 Juli 2026 - 21:53 WIB
Personel BKO Polres Kepulauan Selayar yang diberangkatkan untuk membantu penyelamatan korban tenggelamnya KLM Nurul Salsa telah tiba di Pulau Jampea, Kecamatan Pasimasunggu, Jumat (17/7/2026) malam.
Personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) Polres Kepulauan Selayar yang diberangkatkan untuk memperkuat operasi pencarian dan penyelamatan korban tenggelamnya KLM Nurul Salsa telah tiba di Pulau Jampea, Kecamatan Pasimasunggu, Jumat (17/07/2026) malam.

Pemberangkatan personel tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Perintah Kapolres Kepulauan Selayar Nomor: Sprin/323/VII/HUK.6.6/2026 tentang pelaksanaan bantuan pencarian dan evakuasi korban KLM Nurul Salsa yang tenggelam di perairan sebelah barat Pulau Polassi, Kecamatan Bontosikuyu.

Sebanyak 14 personel BKO Polres Kepulauan Selayar diberangkatkan pada Jumat (17/7/2026) pukul 08.00 Wita melalui Pelabuhan Pattumbukang, Kecamatan Bontosikuyu, menuju Kecamatan Pasimasunggu guna memperkuat unsur pencarian di lapangan.

Tim dipimpin oleh Ipda Adetiawarman selaku KBO Sat Polairud Polres Kepulauan Selayar yang bertindak sebagai Perwira Pengendali (Padal). Personel yang diberangkatkan terdiri dari 6 anggota Sat Polairud, 4 anggota Sat Samapta, 2 anggota Sat Reskrim, dan 2 anggota Sat Intelkam.

Setelah menempuh perjalanan laut selama kurang lebih sebelas jam, rombongan tiba di Pelabuhan Benteng Jampea sekitar pukul 19.25 Wita. Selanjutnya, seluruh personel bergerak menuju Mapolsek Pasimasunggu dan tiba sekitar pukul 19.30 Wita.

Kedatangan personel BKO disambut langsung oleh Kapolsek Pasimasunggu IPTU Haryanto bersama jajaran personel Polsek Pasimasunggu. Selanjutnya personel melaksanakan istirahat, makan, dan persiapan sebelum bergabung dalam operasi pencarian yang akan kembali dilanjutkan di wilayah perairan sekitar Pulau Polassi.

Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP Didid Imawan mengatakan, pengerahan personel tambahan merupakan bentuk komitmen Polres Kepulauan Selayar untuk memperkuat operasi kemanusiaan bersama Basarnas, TNI AL, pemerintah daerah, dan seluruh unsur SAR yang terlibat.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya