Hadapi Krisis Air, PDAM Makassar Siapkan 3 Langkah Pulihkan Distribusi
Tim SINDOmakassar
Selasa, 21 Juli 2026 - 15:26 WIB
Plt Dirut PDAM Makassar, Andi Syahrum menghadiri Dialog di Kantor Kelurahan Cambayya, Kecamatan Ujung Tanah, Jalan Barukang Utara, Makassar, Selasa, (21/07/2026). Foto: Ist
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar, Andi Syahrum, memaparkan berbagai langkah strategis yang telah dilakukan untuk mengatasi krisis air bersih sekaligus memperluas pemerataan distribusi hingga ke wilayah utara dan timur Kota Makassar. Berbagai upaya tersebut mulai menunjukkan hasil, ditandai dengan mulai mengalirnya kembali pasokan air di sejumlah kawasan yang sebelumnya mengalami gangguan.
Paparan tersebut disampaikan Andi Syahrum saat menjadi narasumber dalam Dialog Luar Studio RRI Pro 1 Makassar yang digelar di Kantor Kelurahan Cambayya, Kecamatan Ujung Tanah, Jalan Barukang Utara, Makassar, Selasa, (21/07/2026).
Dialog itu menghadirkan Camat Ujung Tanah Andi Unru, pengamat kebijakan publik Muhammad Kafrawi Saenong, pemerintah setempat, ketua RT/RW, tokoh masyarakat, serta warga. Acara dipandu oleh penyiar RRI, Fitriyani Rachman.
Mengawali pemaparannya, Andi Syahrum menjelaskan dirinya menjalankan tugas direksi setelah sebelumnya menjabat sebagai Dewan Pengawas PDAM. Menurutnya, tantangan pertama yang dihadapi saat dipercaya memimpin perusahaan adalah krisis distribusi air bersih di sejumlah wilayah Kota Makassar.
"Saat saya mulai menjalankan tugas, persoalan pertama yang harus kami hadapi adalah krisis air bersih di beberapa wilayah. Banyak masyarakat menyampaikan air tidak lagi mengalir, terutama di kawasan utara Kota Makassar," katanya.
Ia mengaku tidak ingin persoalan tersebut hanya dijadikan alasan akibat menurunnya debit air baku. Menurutnya, kondisi tersebut justru menjadi tantangan yang harus dijawab dengan langkah nyata.
"Kalau setiap kali masyarakat mengeluh lalu kita hanya mengatakan debit air menurun, padahal saat musim hujan pun air tetap tidak mengalir, tentu itu bukan solusi. Tugas kami adalah mencari jalan keluar agar pelayanan kembali normal," ujarnya.
Paparan tersebut disampaikan Andi Syahrum saat menjadi narasumber dalam Dialog Luar Studio RRI Pro 1 Makassar yang digelar di Kantor Kelurahan Cambayya, Kecamatan Ujung Tanah, Jalan Barukang Utara, Makassar, Selasa, (21/07/2026).
Dialog itu menghadirkan Camat Ujung Tanah Andi Unru, pengamat kebijakan publik Muhammad Kafrawi Saenong, pemerintah setempat, ketua RT/RW, tokoh masyarakat, serta warga. Acara dipandu oleh penyiar RRI, Fitriyani Rachman.
Mengawali pemaparannya, Andi Syahrum menjelaskan dirinya menjalankan tugas direksi setelah sebelumnya menjabat sebagai Dewan Pengawas PDAM. Menurutnya, tantangan pertama yang dihadapi saat dipercaya memimpin perusahaan adalah krisis distribusi air bersih di sejumlah wilayah Kota Makassar.
"Saat saya mulai menjalankan tugas, persoalan pertama yang harus kami hadapi adalah krisis air bersih di beberapa wilayah. Banyak masyarakat menyampaikan air tidak lagi mengalir, terutama di kawasan utara Kota Makassar," katanya.
Ia mengaku tidak ingin persoalan tersebut hanya dijadikan alasan akibat menurunnya debit air baku. Menurutnya, kondisi tersebut justru menjadi tantangan yang harus dijawab dengan langkah nyata.
"Kalau setiap kali masyarakat mengeluh lalu kita hanya mengatakan debit air menurun, padahal saat musim hujan pun air tetap tidak mengalir, tentu itu bukan solusi. Tugas kami adalah mencari jalan keluar agar pelayanan kembali normal," ujarnya.