Cegah Kerugian Daerah, Pimpinan OPD Diperingatkan Pentingnya Fungsi Pengawasan
Herni Amir
Minggu, 09 Agustus 2026 - 06:17 WIB
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin pada Seminar "Penguatan Komitmen Bersama: Strategi Efektif Pencegahan dan Pemulihan Kerugian Daerah". Foto: Istimewa
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Gowa dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel melalui penguatan sistem pengawasan serta pencegahan kerugian daerah.
Hal itu disampaikannya saat membuka Seminar "Penguatan Komitmen Bersama: Strategi Efektif Pencegahan dan Pemulihan Kerugian Daerah" yang diselenggarakan Inspektorat Daerah Kabupaten Gowa di Hotel Mercure Makassar, Jumat (7/8/2026).
Seminar tersebut diikuti jajaran pimpinan perangkat daerah sebagai bagian dari upaya memperkuat komitmen bersama dalam membangun tata kelola keuangan daerah yang akuntabel, berintegritas, dan bebas dari penyimpangan.
Dalam sambutannya, Darmawangsyah menyampaikan apresiasi kepada Inspektorat Daerah Kabupaten Gowa yang menginisiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, tema seminar sangat relevan dengan tantangan penyelenggaraan pemerintahan yang semakin kompleks dan menuntut setiap perangkat daerah mampu membangun sistem pengendalian yang efektif serta mengedepankan prinsip akuntabilitas.
"Tata kelola pemerintahan yang baik tidak hanya diukur dari keberhasilan melaksanakan program pembangunan, tetapi juga dari kemampuan menjaga integritas, mengelola risiko, dan mempertanggungjawabkan setiap penggunaan keuangan daerah kepada masyarakat. Inilah fondasi utama dalam membangun pemerintahan yang dipercaya publik," ujar Darmawangsyah.
Ia menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah hingga tingkat kecamatan harus menjadikan kepatuhan terhadap regulasi, penguatan sistem pengendalian intern, serta penerapan manajemen risiko sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam setiap tahapan pembangunan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi.
Menurutnya, paradigma pengawasan saat ini juga telah berubah. Pengawasan tidak lagi semata-mata berorientasi pada penemuan kesalahan, tetapi menjadi instrumen peringatan dini untuk memperbaiki tata kelola organisasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Hal itu disampaikannya saat membuka Seminar "Penguatan Komitmen Bersama: Strategi Efektif Pencegahan dan Pemulihan Kerugian Daerah" yang diselenggarakan Inspektorat Daerah Kabupaten Gowa di Hotel Mercure Makassar, Jumat (7/8/2026).
Seminar tersebut diikuti jajaran pimpinan perangkat daerah sebagai bagian dari upaya memperkuat komitmen bersama dalam membangun tata kelola keuangan daerah yang akuntabel, berintegritas, dan bebas dari penyimpangan.
Dalam sambutannya, Darmawangsyah menyampaikan apresiasi kepada Inspektorat Daerah Kabupaten Gowa yang menginisiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, tema seminar sangat relevan dengan tantangan penyelenggaraan pemerintahan yang semakin kompleks dan menuntut setiap perangkat daerah mampu membangun sistem pengendalian yang efektif serta mengedepankan prinsip akuntabilitas.
"Tata kelola pemerintahan yang baik tidak hanya diukur dari keberhasilan melaksanakan program pembangunan, tetapi juga dari kemampuan menjaga integritas, mengelola risiko, dan mempertanggungjawabkan setiap penggunaan keuangan daerah kepada masyarakat. Inilah fondasi utama dalam membangun pemerintahan yang dipercaya publik," ujar Darmawangsyah.
Ia menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah hingga tingkat kecamatan harus menjadikan kepatuhan terhadap regulasi, penguatan sistem pengendalian intern, serta penerapan manajemen risiko sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam setiap tahapan pembangunan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi.
Menurutnya, paradigma pengawasan saat ini juga telah berubah. Pengawasan tidak lagi semata-mata berorientasi pada penemuan kesalahan, tetapi menjadi instrumen peringatan dini untuk memperbaiki tata kelola organisasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.