Meriahkan HUT RI ke-81, Warga Pesisir Pangkep Gelar Lomba Perahu Katinting
Najmi S Limonu
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:46 WIB
Lomba Perahu Katinting di Perairan Pangkep, Sabtu 29-30 Agustus 2026. Foto: Istimewa
Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) Ke 81, warga pesisir Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menggelar Lomba Perahu Katinting, Sabtu 29-30 Agustus 2026.
Kegiatan diikuti sekitar 64 peserta dari berbagai kecamatan di darat maupun kepulauan yang ada di Pangkep. Bahkan beberapa perwakilan peserta pembalap kapal katinting ada yang terdaftar dari Kabupaten Barru, Bone, Wajo, Sinjai hingga Kabupaten Luwu Timur.
Untuk tahun kedua kegiatan Lomba Balap Katinting ini, berbeda dari tahun sebelumnya. Tahun ini hanya ada dua kelas yang dilombakan, yakni kelas Bebas Underbone Piston 94 dengan jumlah peserta yang terdaftar 47 kapal katinting dan Kelas Perahu Nelayan Piston 92 dengan jumlah peserta yang terdaftar 17 kapal katinting.
Puluhan peserta akan memperebutkan sejumlah hadiah. Mulai dari 1 unit mesin Katinting 500 CC, ditambah uang tunai total Rp21.000.000 dan sertifikat untuk masing-masing kelas juara 1, 2, 3 dan 4 pada masing masing kelas yang diperlombakan.
Ketua Panitia, Suwarno menjelaskan, perlombaan balap perahu yang digelar selama dua hari tersebut mengambil lokasi di Arena Sirkuit Pelabuhan Maccini Baji, Kelurahan Pundata Baji, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep.
"Dari dua kelas yang diperlombakan keseluruhan jarak race yakni, jarak lurus 900 meter dengan 3 kali putaran melewati tikungan atau total jarak 2.700 meter, terang Suwarno usai pembukaan Balap Perahu Katinting, Sabtu 29 Agustus 2026," katanya.
Lanjutnya, kegiatan yang merupakan hasil kerjasama warga pesisir Pangkep bersama Pemerintah Kecamatan Labakkang ini, diharapkan agar terwujud kesadaran bersama melestarikan budaya bahari dan membangkitkan kembali olahraga tradisional, serta sebagai ajang mempromosikan destinasi wisata bahari yang ada di Pangkep. Khususnya di pesisir agar menarik wisatawan menjelajah wisata- wisata yang berada di pesisir pantai dan kepulauan yang tersebar di Pangkep.
Kegiatan diikuti sekitar 64 peserta dari berbagai kecamatan di darat maupun kepulauan yang ada di Pangkep. Bahkan beberapa perwakilan peserta pembalap kapal katinting ada yang terdaftar dari Kabupaten Barru, Bone, Wajo, Sinjai hingga Kabupaten Luwu Timur.
Untuk tahun kedua kegiatan Lomba Balap Katinting ini, berbeda dari tahun sebelumnya. Tahun ini hanya ada dua kelas yang dilombakan, yakni kelas Bebas Underbone Piston 94 dengan jumlah peserta yang terdaftar 47 kapal katinting dan Kelas Perahu Nelayan Piston 92 dengan jumlah peserta yang terdaftar 17 kapal katinting.
Puluhan peserta akan memperebutkan sejumlah hadiah. Mulai dari 1 unit mesin Katinting 500 CC, ditambah uang tunai total Rp21.000.000 dan sertifikat untuk masing-masing kelas juara 1, 2, 3 dan 4 pada masing masing kelas yang diperlombakan.
Ketua Panitia, Suwarno menjelaskan, perlombaan balap perahu yang digelar selama dua hari tersebut mengambil lokasi di Arena Sirkuit Pelabuhan Maccini Baji, Kelurahan Pundata Baji, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep.
"Dari dua kelas yang diperlombakan keseluruhan jarak race yakni, jarak lurus 900 meter dengan 3 kali putaran melewati tikungan atau total jarak 2.700 meter, terang Suwarno usai pembukaan Balap Perahu Katinting, Sabtu 29 Agustus 2026," katanya.
Lanjutnya, kegiatan yang merupakan hasil kerjasama warga pesisir Pangkep bersama Pemerintah Kecamatan Labakkang ini, diharapkan agar terwujud kesadaran bersama melestarikan budaya bahari dan membangkitkan kembali olahraga tradisional, serta sebagai ajang mempromosikan destinasi wisata bahari yang ada di Pangkep. Khususnya di pesisir agar menarik wisatawan menjelajah wisata- wisata yang berada di pesisir pantai dan kepulauan yang tersebar di Pangkep.