Maulid Akbar Bantaeng Jadi Momentum Perkuat Ukhuwah
Bahar Karibo
Senin, 07 September 2026 - 16:54 WIB
Bupati Bantaeng, M Fathul Fauzy Nurdin pada kegiatan Maulid Akbar yang berlangsung hari Minggu kemarin. Foto: SINDO Makassar/Bahar Karibo
Bupati Bantaeng Muh Fathul Fauzi Nurdin mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum memperkuat keimanan dan persaudaraan.
Pesan tersebut disampaikan Fathul saat menghadiri Peringatan Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Agung Syekh Abdul Gani, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng, Minggu 6 September.
Kegiatan tersebut digelar Pemerintah Kabupaten Bantaeng bersama Pengurus Masjid Agung Syekh Abdul Gani dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bantaeng. Fathul hadir didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri.
Maulid Akbar tahun ini mengangkat tema “Bersholawat dalam Cinta, Berdzikir dalam Iman, Berdoa dalam Harapan, Menuju Umat yang Penuh Berkah.”
Menurut Fathul, tema tersebut memiliki makna yang relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga menilai kegiatan keagamaan dapat menjadi ruang untuk memperkuat nilai keimanan sekaligus membangun kebersamaan di tengah masyarakat.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Maulid Nabi ini sebagai kesempatan untuk mempererat ukhuwah Islamiah, ukhuwah Wathaniyah, dan ukhuwah Insaniyah,” ujarnya.
Ia berharap keteladanan Nabi Muhammad SAW tidak berhenti pada peringatan, tetapi diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat sehingga hubungan antarsesama semakin harmonis dan saling menguatkan.
Pesan tersebut disampaikan Fathul saat menghadiri Peringatan Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Agung Syekh Abdul Gani, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng, Minggu 6 September.
Kegiatan tersebut digelar Pemerintah Kabupaten Bantaeng bersama Pengurus Masjid Agung Syekh Abdul Gani dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bantaeng. Fathul hadir didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri.
Maulid Akbar tahun ini mengangkat tema “Bersholawat dalam Cinta, Berdzikir dalam Iman, Berdoa dalam Harapan, Menuju Umat yang Penuh Berkah.”
Menurut Fathul, tema tersebut memiliki makna yang relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga menilai kegiatan keagamaan dapat menjadi ruang untuk memperkuat nilai keimanan sekaligus membangun kebersamaan di tengah masyarakat.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Maulid Nabi ini sebagai kesempatan untuk mempererat ukhuwah Islamiah, ukhuwah Wathaniyah, dan ukhuwah Insaniyah,” ujarnya.
Ia berharap keteladanan Nabi Muhammad SAW tidak berhenti pada peringatan, tetapi diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat sehingga hubungan antarsesama semakin harmonis dan saling menguatkan.