home sulsel

Tambang Jadi Andalan PAD, Lada Tetap Hidupkan Ekonomi Warga Lutim

Senin, 07 September 2026 - 18:04 WIB
Kepala BKAD Luwu Timur, Muhammad Said. Foto: Fitra Budin
Pertambangan nikel memang menjadi salah satu sektor yang memberikan kontribusi besar terhadap penerimaan daerah Luwu Timur.

Namun di tengah dominasi industri tambang, komoditas lada tetap memainkan peran penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat.

Kepala BKAD Luwu Timur, Muhammad Said, menjelaskan kontribusi sektor tambang dan pertanian lada memiliki karakter yang berbeda.

Menurutnya, lada tidak memiliki pungutan pajak atau retribusi khusus yang secara langsung menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Meski begitu, aktivitas petani lada tetap memberikan dampak ekonomi secara tidak langsung.

Saat memasuki masa panen, perputaran pendapatan petani ikut mendorong daya beli masyarakat. Uang hasil panen kemudian berputar melalui perdagangan, kebutuhan rumah tangga hingga berbagai aktivitas ekonomi di desa.

"Setelah panen, daya beli petani meningkat dan itu ikut menggerakkan perdagangan serta ekonomi rumah tangga," jelas Said.

Sementara sektor pertambangan memberikan kontribusi melalui sejumlah sumber penerimaan yang berkaitan dengan aktivitas perusahaan dan tenaga kerja.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya