home sulsel

UMI Tutup Rangkaian Pekan Pesantren Gelombang ke-7, Mahasiswa Ikuti Kegiatan Outbound

Sabtu, 19 September 2026 - 13:44 WIB
Peserta gelombang ke-7 Pekan Pesantren di Pesantren Darul Mukhlisin UMI, Desa Padanglampe, Kabupaten Pangkep, Sabtu (19/9/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar kegiatan Pekan Pesantren gelombang terakhir atau gelombang ke-7 di Pesantren Darul Mukhlisin UMI, Desa Padanglampe, Kecamatan Ma'rang, Kabupaten Pangkep, Sabtu (19/9/2026).

Wakil Rektor I UMI (Bidang Akademik dan Pengembangan Sumber Daya Pembelajaran), Prof. Dirgahayu A Lantara, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian acara pembukaan diawali dengan rapat senat yang dihadiri oleh seluruh pimpinan fakultas dan pimpinan yayasan.

"Alhamdulillah, tidak terasa kegiatan ini kita mulai dari tanggal 7 sampai 21. Insyaallah, tanggal 21 kegiatan ini sudah resmi ditutup secara formal, karena pada saat penutupan tersebut sudah tidak ada lagi rapat senat universitas. Semua rangkaian acara pembukaan dimulai dengan rapat senat. Pada hari ini, semua pimpinan fakultas dan pimpinan yayasan hadir dalam melakukan aktivitas tersebut," ujarnya.

Mantan Dekan Fakultas Ilmu Komputer UMI itu berharap agar mahasiswa baru dapat melakukan aktivitas sesuai dengan aturan yang berlaku di UMI selama kegiatan tersebut.

"Diharapkan anak-anak mahasiswa ini melakukan suatu aktivitas sesuai dengan yang diharapkan oleh Universitas Muslim Indonesia. Semua itu kita bisa berasosiasi dan beranggapan bahwa semua itu bisa terjadi jika memang ada nilai-nilai ketakwaan di dalam diri anak-anak kita. Sehingga, kita memulai semua aktivitasnya dengan pendekatan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala," sambungnya.

Selain itu, Prof Dirgahayu A Lantara menekankan kepada mahasiswa baru agar mampu beradaptasi dengan lingkungan hingga membangun kerja sama yang baik selama mengikuti kegiatan outbound.

"Tapi bukan berarti itu saja, tetap kita harapkan mereka melakukan adaptasi terhadap lingkungan, adaptasi terhadap teman-teman yang lain, dan bisa membangun kerja sama di antara mereka melalui kegiatan outbound. Jadi, outbound adalah percampuran dari kegiatan-kegiatan keagamaan dengan kegiatan-kegiatan yang mengarahkan mereka untuk bisa mengasah kepemimpinan mereka," tukasnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya