SiLPA Bertambah Rp219 Miliar, Pemkot Makassar Lakukan Penyesuaian
Dewan Ghiyats Yan Galistan
Kamis, 24 September 2026 - 06:08 WIB
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda, saat ditemui di salah satu kafe, Rabu (23/9/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) Pemerintah Kota Makassar bertambah sekitar Rp219 miliar setelah melalui pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). SiLPA yang semula ditargetkan sekitar Rp400 miliar kini mencapai sekitar Rp600 miliar.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda, mengatakan tambahan SiLPA tersebut akan disesuaikan dalam pembahasan APBD Perubahan 2026.
"Ternyata dalam SiLPA kita yang kita targetkan di awal tahun, sebesar Rp400 miliar, ternyata setelah melalui pemeriksaan BPK, SiLPA kita naik menjadi Rp600 miliar. Jadi ada sekitar Rp219 miliar lebih bertambah. Tentu kita akan melakukan penyesuaian-penyesuaian di perubahan ini," terangnya kepada awak media.
Pernyataan tersebut disampaikan Zulkifly setelah pembahasan perubahan anggaran bersama DPRD Kota Makassar, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Rabu (23/9/2026).
Ia mengatakan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam APBD Perubahan 2026 tetap dipertahankan seperti target awal. Pemkot Makassar tidak menurunkan target pendapatan meski menghadapi sejumlah tantangan.
"Untuk pendapatan kita, itu tetap kita sesuai dengan target di pokok. Kita tidak melakukan penurunan pendapatan, meskipun banyak tantangan yang kita hadapi, tetapi dalam hal ini optimis untuk mencapai target pendapatan. Karena biasanya di sebelum-sebelumnya itu biasa perubahan pendapatan turun, ini kita bisa konsisten untuk tetap, dan itu tentu nilai plus buat kita," sambungnya.
Tambahan SiLPA akan diikuti penyesuaian pada sejumlah pos belanja. Salah satunya berkaitan dengan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan belanja pegawai, termasuk untuk P3K paruh waktu.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda, mengatakan tambahan SiLPA tersebut akan disesuaikan dalam pembahasan APBD Perubahan 2026.
"Ternyata dalam SiLPA kita yang kita targetkan di awal tahun, sebesar Rp400 miliar, ternyata setelah melalui pemeriksaan BPK, SiLPA kita naik menjadi Rp600 miliar. Jadi ada sekitar Rp219 miliar lebih bertambah. Tentu kita akan melakukan penyesuaian-penyesuaian di perubahan ini," terangnya kepada awak media.
Pernyataan tersebut disampaikan Zulkifly setelah pembahasan perubahan anggaran bersama DPRD Kota Makassar, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Rabu (23/9/2026).
Ia mengatakan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam APBD Perubahan 2026 tetap dipertahankan seperti target awal. Pemkot Makassar tidak menurunkan target pendapatan meski menghadapi sejumlah tantangan.
"Untuk pendapatan kita, itu tetap kita sesuai dengan target di pokok. Kita tidak melakukan penurunan pendapatan, meskipun banyak tantangan yang kita hadapi, tetapi dalam hal ini optimis untuk mencapai target pendapatan. Karena biasanya di sebelum-sebelumnya itu biasa perubahan pendapatan turun, ini kita bisa konsisten untuk tetap, dan itu tentu nilai plus buat kita," sambungnya.
Tambahan SiLPA akan diikuti penyesuaian pada sejumlah pos belanja. Salah satunya berkaitan dengan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan belanja pegawai, termasuk untuk P3K paruh waktu.