home sulsel

Tujuh Daerah Dukung PSEL Regional, Sidrap Siapkan Pengolahan 1.000 Ton Sampah per Hari

Selasa, 29 September 2026 - 09:28 WIB
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif memimpin Rapat Koordinasi Perencanaan PSEL Regional, dimana tujuh daerah menyatakan dukungan atas program tersebut. Foto/Istimewa
Rencana pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) regional mulai mendapat dukungan tujuh pemerintah daerah di Sulawesi Selatan. Program yang direncanakan berpusat di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) itu ditargetkan mampu mengolah sekitar 1.000 ton sampah per hari.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Perencanaan PSEL Regional yang dipimpin Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif di Ruang Rapat Bupati, Lantai III, Kompleks SKPD Sidrap, Senin (28/9/2026).

Tujuh daerah yang menyatakan dukungan terdiri atas Kota Parepare serta Kabupaten Sidrap, Pinrang, Soppeng, Enrekang, Wajo, dan Barru. Sebelumnya, rencana pengembangan PSEL regional tersebut telah ditinjau oleh investor untuk melihat kesiapan dan potensi pengembangannya di Sidrap.

Dalam konsep yang dibahas, sampah dari daerah-daerah tersebut akan dikumpulkan dan diangkut menuju fasilitas PSEL untuk diolah menjadi energi listrik. Bahan baku tidak hanya berasal dari sampah yang dihasilkan setiap hari, tetapi juga dapat memanfaatkan timbunan sampah yang telah berada di tempat pemrosesan akhir (TPA) masing-masing daerah.

Syaharuddin mengatakan, rencana PSEL regional menjadi langkah positif dalam menangani persoalan persampahan sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.

“Ini sangat bagus untuk kita semuanya. Dari sisi lingkungan, daerah kita menjadi lebih bersih karena sampah setiap hari tidak lagi menumpuk,” ujar Syaharuddin.

Menurut dia, pemanfaatan stok sampah di TPA dapat menjadi bagian penting untuk memenuhi kebutuhan bahan baku pembangkit. Dengan demikian, pasokan tidak hanya bergantung pada sampah yang dihasilkan masyarakat setiap hari.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya