home sulsel

Model Literasi Wanasari Dipaparkan ke Pemkab Luwu Timur, Petani Melon Jadi Contoh

Selasa, 29 September 2026 - 20:13 WIB
Desa Wanasari, Kecamatan Angkona, dijadikan contoh penerapan perpustakaan berbasis inklusi sosial dalam kegiatan Stakeeolder Meeting, Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial.
Desa Wanasari, Kecamatan Angkona, dijadikan contoh penerapan perpustakaan berbasis inklusi sosial dalam kegiatan Stakeeolder Meeting, Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Kabupaten Luwu Timur, Selasa (29/09/26).

Paparan itu datang dari Komunitas Penggiat Literasi (KOMPLIT) Luwu Timur. Risal Mujur dari KOMPLIT menyebutkan petani melon dan semangka di desa tersebut merasakan manfaat ekonomi dari program itu.

Ia mengatakan petani bisa meraup puluhan juta rupiah dalam dua bulan. "Petani melon dan semangka di Wanasari merasakan dampaknya. Dalam dua bulan, hasil panen mereka mencapai puluhan juta rupiah," kata Risal.

Ia menilai keberhasilan itu tidak lepas dari sinergi Pemerintah Desa, Kejaksaan Negeri Luwu Timur, BUMDESMA, dan petani.

Kampung Pangan Adhiyaksa binaan Kejaksaan disebut ikut menopang program tersebut.

Risal mendorong OPD, camat, dan kepala desa di seluruh Luwu Timur membaca potensi lokal secara jeli. "Program seperti ini semestinya didukung. Luwu Timur butuh ruang literasi yang mempertemukan semua elemen masyarakat, sehingga kolaborasi dan pemberdayaan berjalan," ujarnya.

Untuk diketahui, kegiatan yang dihelat oleh Dinas Perpustakaan Lutim, dihadiri Sekda Lutim, OPD, Camat, duta baca, perwakilan perusahaan, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan.
(gus)
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya