Dorong Ponpes Cetak Generasi Berakhlak, 9 Santri Tomoni Tuntaskan Hafalan 30 Juz
Tim SINDOmakassar
Jum'at, 02 Oktober 2026 - 21:41 WIB
Wakil Bupati Luwu Timur, Puspawati Husler hadir dan menyampaikan apresiasi kepada pengelola ponpes. Foto: Istimewa
Sebanyak sembilan santri Pondok Pesantren (Ponpes) As-Syeikh Yusuf Al Hasani di Kecamatan Tomoni menerima sertifikat hafalan 30 juz Al-Qur'an.
Penyerahan dilakukan dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan Milad ke-VIII ponpes tersebut, Jumat (02/10/26).
Sembilan penghafal itu terdiri dari dua wisudawan dan tujuh wisudawati.
Wakil Bupati Luwu Timur, Puspawati Husler hadir dan menyampaikan apresiasi kepada pengelola ponpes atas capaian tersebut."Delapan tahun perjalanan tentu bukan waktu yang singkat. Ini perjalanan pengabdian dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara ilmu, tetapi juga kokoh iman, mulia akhlaknya, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Puspawati menilai hafalan 30 juz merupakan prestasi yang patut disyukuri dan bisa menjadi contoh bagi generasi muda lainnya.
"Semoga para penghafal Al-Qur'an ini tidak hanya mampu menjaga hafalannya, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Ia berharap pesantren terus berkembang menjadi salah satu pilar pembentukan generasi Luwu Timur yang religius, berkarakter, dan peduli pada masyarakat.
Penyerahan dilakukan dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan Milad ke-VIII ponpes tersebut, Jumat (02/10/26).
Sembilan penghafal itu terdiri dari dua wisudawan dan tujuh wisudawati.
Wakil Bupati Luwu Timur, Puspawati Husler hadir dan menyampaikan apresiasi kepada pengelola ponpes atas capaian tersebut."Delapan tahun perjalanan tentu bukan waktu yang singkat. Ini perjalanan pengabdian dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara ilmu, tetapi juga kokoh iman, mulia akhlaknya, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Puspawati menilai hafalan 30 juz merupakan prestasi yang patut disyukuri dan bisa menjadi contoh bagi generasi muda lainnya.
"Semoga para penghafal Al-Qur'an ini tidak hanya mampu menjaga hafalannya, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Ia berharap pesantren terus berkembang menjadi salah satu pilar pembentukan generasi Luwu Timur yang religius, berkarakter, dan peduli pada masyarakat.