home sulsel

300 Ribu Warga Maros Terdampak Kekeringan, 5 Juta Liter Air Bersih Disalurkan

Rabu, 07 Oktober 2026 - 13:03 WIB
Kepala BPBD Maros, Towadeng. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
Kemarau panjang yang melanda hampir semua wilayah Sulawesi Selatan, berdampak pada kekeringan dan minimnya air bersih.

Hingga saat ini kabupaten Maros telah 123 hari tanpa hujan. Sehingga kekeringan mulai meluas ke beberapa Kecamatan.

Dari 14 Kecamatan yang ada, tercatat 12 kecamatan di Maros telah terdampak dan mendapat intervensi penanganan. Serta 300 ribu jiwa warga Maros mulai merasakan dampak musim kemarau panjang ini.

Kepala BPBD Maros, Towadeng, mengatakan dari 12 kecamatan tersebut, tujuh kecamatan sudah terdampak secara keseluruhan.

Tujuh kecamatan yang seluruh wilayahnya terdampak yakni Kecamatan Bontoa, Lau, Maros Baru, Mandai, Marusu, Moncongloe, dan Tanralili.

"Tujuh kecamatan ini, sudah sangat merasakan dampak kekeringan. Seluruh wilayah di tujuh kecamatan ini sudah terdampak kekeringan. Jumlah penduduknya capai 253.389 jiwa," jelas Towadeng saat dihubungi, Rabu (7/10/2026).

Sedangkan lima kecamatan yang masih terdampak sebagian yakni Simbang, Bantimurung, Turikale, Cenrana, dan Tompobulu.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya