home sulsel

Rakor di Bissappu, Ketua PKK Bantaeng Tekankan Pentingnya Pemenuhan Gizi Anak

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:54 WIB
Jajaran PKK Bantaeng swafoto seusai Rakor di Bissapu. Foto: Istimewa
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) PKK yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan susu bagi anak usia 5–8 tahun yang pernah mengalami stunting. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Kecamatan Bissappu, Senin, 12 Oktober 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan partisipasi perempuan dalam bidang politik, hukum, sosial, dan ekonomi melalui pertemuan pengurus TP PKK Kabupaten Bantaeng. Selain memperkuat koordinasi antar-pengurus, kegiatan ini juga menjadi wujud kepedulian terhadap pemenuhan gizi serta tumbuh kembang anak.

Dalam sambutannya, Ketua TP. PKK Kabupaten Bantaeng menyampaikan bahwa PKK merupakan gerakan pemberdayaan masyarakat yang tumbuh dari masyarakat untuk Masyarakat Karena itu, PKK memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan kualitas kesehatan anak.

“Kegiatan kita hari ini merupakan salah satu bentuk komitmen dan kepedulian bersama dalam mendukung tumbuh kembang anak agar lebih sehat, cerdas, dan berkualitas. Anak-anak yang pernah mengalami stunting maupun yang rentan mengalami stunting perlu mendapatkan perhatian secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemenuhan gizi seimbang, pola asuh yang baik, serta pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak secara berkala merupakan langkah penting dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Menurutnya, pemberian bantuan susu diharapkan dapat menjadi salah satu upaya untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi anak. Namun, hal tersebut perlu diimbangi dengan pemberian makanan bergizi lainnya, penerapan pola hidup bersih dan sehat, serta pemeliharaan kebersihan lingkungan.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan peran Posyandu di era baru yang tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga mencakup penguatan pelayanan dasar secara terintegrasi, edukasi keluarga, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya