Ratusan Pelaku Usaha Ramaikan Expo UMKM Haji dan Umrah di Gowa
Herni Amir
Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:28 WIB
Plt Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin menghadiri pembukaan Expo UMKM Haji dan Umrah. Foto: Istimewa
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, mendorong pelaku usaha UMKM di Sulawesi Selatan untuk meningkatkan daya saing dan memperluas akses pasar, termasuk mengambil peluang dalam rantai pasok kebutuhan jemaah haji dan umrah.
Hal tersebut disampaikan saat menghadiri pembukaan Sulsel Expo UMKM dan Ekosistem Haji dan Umrah 2026 di Taman Sultan Hasanuddin, Kabupaten Gowa, Jumat (16/10/26).
“Kita ingin agar produk-produk unggulan daerah tidak hanya dikenal di lingkungan sendiri, tetapi juga mampu bersaing di pasar yang lebih luas, termasuk menjadi bagian dari rantai pasok kebutuhan ekosistem ekonomi haji dan umrah,” ungkapnya.
Kegiatan yang berlangsung hingga 18 Oktober 2026 ini menjadi wadah strategis untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan jemaah haji dan umrah, dunia usaha, serta lembaga keuangan untuk membangun kemitraan yang berkelanjutan sekaligus memperkuat kontribusi produk lokal dalam ekosistem ekonomi haji dan umrah.
Darmawangsyah menambahkan, Sulsel Expo UMKM dan Ekosistem Haji dan Umrah ini tidak hanya menjadi ajang pameran produk, tetapi juga ruang untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan jemaah haji dan umrah, dunia usaha, serta lembaga keuangan untuk membangun kemitraan yang berkelanjutan.
“UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat, membuka lapangan kerja, menopang ekonomi keluarga, dan meningkatkan kesejahteraan. Karena itu kami berharap expo ini menjadi momentum bagi para pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas produk, memperluas jangkauan pemasaran, memperkuat kemasan dan identitas produk, serta memanfaatkan teknologi digital,” jelasnya.
Olehnya pada kesempatan tersebut dirinya menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Gowa sebagai tuan rumah kegiatan ini yang mengajdirkan kurang lebih 200 stand UMKM mulai dari busana muslim, makanan, travel, hingga perbankan dan lainnya.
Hal tersebut disampaikan saat menghadiri pembukaan Sulsel Expo UMKM dan Ekosistem Haji dan Umrah 2026 di Taman Sultan Hasanuddin, Kabupaten Gowa, Jumat (16/10/26).
“Kita ingin agar produk-produk unggulan daerah tidak hanya dikenal di lingkungan sendiri, tetapi juga mampu bersaing di pasar yang lebih luas, termasuk menjadi bagian dari rantai pasok kebutuhan ekosistem ekonomi haji dan umrah,” ungkapnya.
Kegiatan yang berlangsung hingga 18 Oktober 2026 ini menjadi wadah strategis untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan jemaah haji dan umrah, dunia usaha, serta lembaga keuangan untuk membangun kemitraan yang berkelanjutan sekaligus memperkuat kontribusi produk lokal dalam ekosistem ekonomi haji dan umrah.
Darmawangsyah menambahkan, Sulsel Expo UMKM dan Ekosistem Haji dan Umrah ini tidak hanya menjadi ajang pameran produk, tetapi juga ruang untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan jemaah haji dan umrah, dunia usaha, serta lembaga keuangan untuk membangun kemitraan yang berkelanjutan.
“UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat, membuka lapangan kerja, menopang ekonomi keluarga, dan meningkatkan kesejahteraan. Karena itu kami berharap expo ini menjadi momentum bagi para pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas produk, memperluas jangkauan pemasaran, memperkuat kemasan dan identitas produk, serta memanfaatkan teknologi digital,” jelasnya.
Olehnya pada kesempatan tersebut dirinya menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Gowa sebagai tuan rumah kegiatan ini yang mengajdirkan kurang lebih 200 stand UMKM mulai dari busana muslim, makanan, travel, hingga perbankan dan lainnya.