AIA Minta Kantor Gerindra Wajo Dijadikan Pusat Koordinasi untuk Mengabdi ke Masyarakat
Ahmad Muhaimin
Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:02 WIB
Ketua DPD Gerindra Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras saat meresmikan Kantor DPC Gerindra Wajo pada Selasa (20/10/2026). Foto: Istimewa
Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Selatan, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) meresmikan Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Wajo, Selasa (20/10/2026).
Peresmian kantor yang berlokasi di Jalan Mr. Maudu Nomor 93, Kelurahan Teddaopu, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, tersebut menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus memperluas komunikasi partai dengan masyarakat.
Dalam sambutannya, AIA menekankan pentingnya menjaga kekompakan, memperkuat komunikasi, dan membangun solidaritas di seluruh tingkatan kepengurusan Gerindra.
"Kantor partai tidak boleh sekadar menjadi tempat menjalankan kegiatan administratif, tetapi harus menjadi pusat koordinasi, ruang menyatukan langkah, serta sarana memperkuat komitmen kader dalam menjalankan tanggung jawab organisasi dan mengabdi kepada masyarakat," ucap AIA.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI ini juga mengingatkan bahwa kekuatan partai tidak hanya bergantung pada struktur kepengurusan, tetapi juga pada kebersamaan, loyalitas, dan komitmen seluruh kader.
Karena itu, ia meminta kader mengedepankan komunikasi dan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan internal.
"Perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar dalam organisasi dan harus disikapi secara dewasa agar tidak merusak persatuan," katanya.
Peresmian kantor yang berlokasi di Jalan Mr. Maudu Nomor 93, Kelurahan Teddaopu, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, tersebut menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus memperluas komunikasi partai dengan masyarakat.
Dalam sambutannya, AIA menekankan pentingnya menjaga kekompakan, memperkuat komunikasi, dan membangun solidaritas di seluruh tingkatan kepengurusan Gerindra.
"Kantor partai tidak boleh sekadar menjadi tempat menjalankan kegiatan administratif, tetapi harus menjadi pusat koordinasi, ruang menyatukan langkah, serta sarana memperkuat komitmen kader dalam menjalankan tanggung jawab organisasi dan mengabdi kepada masyarakat," ucap AIA.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI ini juga mengingatkan bahwa kekuatan partai tidak hanya bergantung pada struktur kepengurusan, tetapi juga pada kebersamaan, loyalitas, dan komitmen seluruh kader.
Karena itu, ia meminta kader mengedepankan komunikasi dan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan internal.
"Perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar dalam organisasi dan harus disikapi secara dewasa agar tidak merusak persatuan," katanya.