home sulsel

Bersama Unhas, Bupati Bantaeng Perkuat Edukasi Pencegahan Kanker Serviks

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:32 WIB
Bupato Bantaeng, Fathul Fauzy Nurdin menerima cendera mata di seminar kesehatan dalam rangka kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Spesialis Obstetri dan Ginekologi. Foto: Istimewa
Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzi Nurdin, menghadiri sekaligus membuka seminar kesehatan dalam rangka kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgyn) Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas), yang digelar di Gedung Balai Kartini, Kabupaten Bantaeng, Jumat, 23 Oktober 2026.

Dengan mengusung tema “Perempuan Sehat, Masa Depan Hebat: Kenali Kesehatan Reproduksi dan Cegah Kanker Serviks Sejak Dini” ini merupakan upaya meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya kaum perempuan, mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi serta melakukan deteksi dini kanker serviks.

Program tersebut terlaksana melalui kerja sama antara Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, RSUD Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu Bantaeng, Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng, dan Yayasan Kanker Indonesia Cabang Bantaeng.

Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, khususnya jajaran RSUD Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu Bantaeng, para dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Unhas, Yayasan Kanker Indonesia, BPJS Kesehatan, serta organisasi perempuan di Kabupaten Bantaeng.

“Kami memang membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari Universitas Hasanuddin untuk membantu mengidentifikasi berbagai faktor penyebab permasalahan kesehatan ibu hamil, sehingga langkah penanganan yang dilakukan dapat lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Departemen Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Unhas, Prof. Dr. dr. Sahrul Rauf, menyampaikan bahwa pihaknya membawa 25 dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi, yang sebagian besar merupakan konsultan, serta 66 dokter residen untuk mendukung pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat di Kabupaten Bantaeng.

Selain seminar dan edukasi kesehatan, kegiatan ini juga menghadirkan pelayanan pemeriksaan ultrasonografi (USG) untuk skrining kehamilan bagi 30 peserta serta pemeriksaan Pap smear gratis bagi 300 peserta, dengan dukungan BPJS Kesehatan. Pelayanan ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan serta mendorong deteksi dini berbagai permasalahan kesehatan reproduksi perempuan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya