Pemkab Gowa Harap Operasi Patuh Pallawa 2026 Pacu Kesadaran Berkendara
Herni Amir
Senin, 26 Oktober 2026 - 15:19 WIB
Plt Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin menghadiri Apel Persiapan Operasi Patuh Pallawa 2026. Foto: SINDO Makassar/Herni Amir
Pemerintah Kabupaten Gowa bersama Polresta Gowa memperkuat kolaborasi untuk menekan pelanggaran lalu lintas dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan melalui Operasi Patuh Pallawa 2026.
Komitmen tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, saat menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Pallawa 2026 di Lapangan Polresta Gowa, Senin (26/10/2026).
Operasi yang berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, diharapkan dapat menekan pelanggaran sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas.
“Dengan adanya Operasi Pallawa ini, kami berharap pelanggaran terkait lalu lintas di Kabupaten Gowa semakin menurun. Insyaallah, Pemerintah Kabupaten Gowa siap berkolaborasi secara maksimal. Kami akan terus meningkatkan kerja sama yang telah terjalin sebelumnya agar upaya menciptakan ketertiban dan keselamatan berlalu lintas dapat berjalan lebih optimal,” ungkapnya.
Darmawangsyah menilai sinergi pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat penting untuk membangun budaya tertib berlalu lintas. Menurutnya, peningkatan keselamatan jalan tidak cukup mengandalkan penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan edukasi dan kesadaran masyarakat.
Sementara itu, Kapolresta Gowa Kombes Pol Muhammad Yusuf Usman menyampaikan terdapat delapan sasaran prioritas dalam operasi tersebut.
Sasaran itu meliputi penggunaan ponsel saat berkendara, pengendara di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, tidak menggunakan sabuk keselamatan atau helm berstandar SNI, berkendara di bawah pengaruh alkohol, melawan arus, melebihi batas kecepatan, serta kendaraan yang melebihi kapasitas muatan (overload).
Komitmen tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, saat menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Pallawa 2026 di Lapangan Polresta Gowa, Senin (26/10/2026).
Operasi yang berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, diharapkan dapat menekan pelanggaran sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas.
“Dengan adanya Operasi Pallawa ini, kami berharap pelanggaran terkait lalu lintas di Kabupaten Gowa semakin menurun. Insyaallah, Pemerintah Kabupaten Gowa siap berkolaborasi secara maksimal. Kami akan terus meningkatkan kerja sama yang telah terjalin sebelumnya agar upaya menciptakan ketertiban dan keselamatan berlalu lintas dapat berjalan lebih optimal,” ungkapnya.
Darmawangsyah menilai sinergi pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat penting untuk membangun budaya tertib berlalu lintas. Menurutnya, peningkatan keselamatan jalan tidak cukup mengandalkan penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan edukasi dan kesadaran masyarakat.
Sementara itu, Kapolresta Gowa Kombes Pol Muhammad Yusuf Usman menyampaikan terdapat delapan sasaran prioritas dalam operasi tersebut.
Sasaran itu meliputi penggunaan ponsel saat berkendara, pengendara di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, tidak menggunakan sabuk keselamatan atau helm berstandar SNI, berkendara di bawah pengaruh alkohol, melawan arus, melebihi batas kecepatan, serta kendaraan yang melebihi kapasitas muatan (overload).