Dikelola dengan Baik, Sistem Keamanan Bendungan PT Vale Layak jadi Percontohan
Jum'at, 21 Jul 2023 11:38
Bendungan Balambano PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) dinilai oleh Tim Komisi Keamanan Bendungan Kementerian PUPR layak menjadi percontohan karena dikelola dengan baik. Foto/Dok PT Vale
SOROWAKO - Tim Komisi Keamanan Bendungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan inspeksi besar ke Bendungan Balambano PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), Selasa (18/07/23). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari proses pengkajian kelayakan perpanjangan izin operasional yang dilakukan setiap lima tahun sekali.
Anggota Komisi Keamanan Bendungan Kementerian PUPR, M Aries F. Firman mengatakan, pihaknya mengecek lima aspek, yakni keamanan konstruksi, kelayakan teknologi, dampak sosial, dampak lingkungan, dan tata kelola operasional. Setelah pengecekan permulaan, timnya melihat Bendungan Balambano dikelola dengan sangat baik oleh manajemen PT Vale.
Dia menjelaskan, setiap kali ada pemeriksaan periodik per lima tahun, selalu ada upaya perbaikan secara kontinyu salah satunya pemeliharaan mutu beton. Aries menegaskan, sejauh visitasi di bendungan yang dibangun pada rentang tahun 1995-1999 ini. “Tidak ada hal signifikan yang menunjukan izin (operasi Bendungan Balambano) tidak bisa diperpanjang,” jelasnya.
Meski demikian, Aries menuturkan, apa yang disampaikan baru pengamatan visual. “Tetapi, ini baru pengamatan visual, nanti setelah visitasi akan dilakukan diskusi mendalam tentang semua detail teknisnya. Kalau ada harus yang diperbaiki, tentunya kita berikan jangka waktu perbaikan, misalnya dua bulan atau tiga bulan. Jika melewati waktu, tentunya potensi kerusakan, bahkan kegagalan bendungan makin parah,” tuturnya.
Aries mengatakan, Bendungan Balambano merupakan salah satu bendungan dengan teknologi mutakhir di Indonesia yang dimiliki oleh perusahaan swasta. Bendungan bertipe Roller Compacted Concrete (RCC) dengan daya tampung 31,5 Juta meter kubik ini, menurut Aries layak dijadikan percontohan bagi perusahaan lainnya. Teknologi RCC yang diaplikasikan pada bendungan ini membuatnya lebih kokoh dan lebih cepat periode membangunnya.
“Bendungan ini layak jadi percontohan baik untuk milik swasta maupun milik pemerintah. Bendungan Vale ini bisa dijadikan contoh dari segi ketaatan dari inspeksi besarnya, ketaatan tindak lanjut hasil inspeksi besarnya, bukan hanya dalam rangka memenuhi aturan saja, tetapi mengamankan aset mereka. Tak hanya itu, tata kelola bendungan PT Vale sangat bagus,” sebutnya.
Sementara, Kepala Balai Teknik Bendungan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Duki Malindo mengatakan, pengalaman PT Vale selama puluhan tahun beroperasi tercermin dari implementasi operasi dan pemeliharaan keamanan bendungan-bendungannya. PT Vale, menurut Duki lebih maju secara inovasi, teknis, dan non-teknis.
“Saya rasa apa yang dilakukan PT Vale layak menjadi percontohan dalam hal mengelola sumber daya energi utamanya bersumber dari air. Secara lingkungan baik. Kalau dibandingkan dengan yang lain, yah patut dijadikan percontohan di Indonesia bahkan luar negeri. Sejauh ini saya baru lihat yang terbaik di sini,” ungkap Duki.
Duki yang juga Sekretaris Komisi Keamanan Bendungan ini mengungkapkan,, nantinya hasil inspeksi besar ini akan dirapatkan bersama untuk menghasilkan rekomendasi ke Menteri PUPR untuk perpanjangan izin. “Aspek penilaian mulai dari keamanan, situasi, administrasi, dan monitoring. Intinya performance bendungan secara keseluruhan. Jika sudah memenuhi seluruh aspek tersebut, maka akan dikeluarkan surat rekomendasi dari Menteri,” ungkapnya.
Kunjungan Komisi Keamanan Bendungan didampingi sejumlah leaders PT Vale dari Departemen Energy and Logistics antara lain Manager Hydro DAMS & Surveillance Anom Prasetyo, Senior Engineer Civil and Hydro DAM Survei Abdul Muis, dan Supervisor Operation of Hydro Plant Operation Irwan Nukuhaly.
Selain mengunjungi Bendungan Balambano, rombongan juga ke Bendungan Batu Besi dan Bendungan Karebbe. Mereka juga melihat fasilitas berupa ruangan di bendungan-bendungan di antaranya Upper Gallery, Power House, Control Room, dan Top DAM.
Direktur Energy and Logistics PT Vale Indonesia Tbk, Dahlan mengatakan, kunjungan tersebut sebagai ruang sinergitas untuk mengetahui hal-hal apa saja yang perlu ditingkatkan dalam hal peningkatan kualitas keamanan. Sekaligus memastikan bendungan PT Vale layak beroperasi.
“Perseroan senantiasa berkomitmen menjaga tata kelola operasional bendungan agar berfungsi sebagaimana mestinya, makanya aspek keamanan menjadi prioritas utama. Termasuk bendungan tersebut bisa berfungsi dengan maksimal,” terangnya.
Anggota Komisi Keamanan Bendungan Kementerian PUPR, M Aries F. Firman mengatakan, pihaknya mengecek lima aspek, yakni keamanan konstruksi, kelayakan teknologi, dampak sosial, dampak lingkungan, dan tata kelola operasional. Setelah pengecekan permulaan, timnya melihat Bendungan Balambano dikelola dengan sangat baik oleh manajemen PT Vale.
Dia menjelaskan, setiap kali ada pemeriksaan periodik per lima tahun, selalu ada upaya perbaikan secara kontinyu salah satunya pemeliharaan mutu beton. Aries menegaskan, sejauh visitasi di bendungan yang dibangun pada rentang tahun 1995-1999 ini. “Tidak ada hal signifikan yang menunjukan izin (operasi Bendungan Balambano) tidak bisa diperpanjang,” jelasnya.
Meski demikian, Aries menuturkan, apa yang disampaikan baru pengamatan visual. “Tetapi, ini baru pengamatan visual, nanti setelah visitasi akan dilakukan diskusi mendalam tentang semua detail teknisnya. Kalau ada harus yang diperbaiki, tentunya kita berikan jangka waktu perbaikan, misalnya dua bulan atau tiga bulan. Jika melewati waktu, tentunya potensi kerusakan, bahkan kegagalan bendungan makin parah,” tuturnya.
Aries mengatakan, Bendungan Balambano merupakan salah satu bendungan dengan teknologi mutakhir di Indonesia yang dimiliki oleh perusahaan swasta. Bendungan bertipe Roller Compacted Concrete (RCC) dengan daya tampung 31,5 Juta meter kubik ini, menurut Aries layak dijadikan percontohan bagi perusahaan lainnya. Teknologi RCC yang diaplikasikan pada bendungan ini membuatnya lebih kokoh dan lebih cepat periode membangunnya.
“Bendungan ini layak jadi percontohan baik untuk milik swasta maupun milik pemerintah. Bendungan Vale ini bisa dijadikan contoh dari segi ketaatan dari inspeksi besarnya, ketaatan tindak lanjut hasil inspeksi besarnya, bukan hanya dalam rangka memenuhi aturan saja, tetapi mengamankan aset mereka. Tak hanya itu, tata kelola bendungan PT Vale sangat bagus,” sebutnya.
Sementara, Kepala Balai Teknik Bendungan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Duki Malindo mengatakan, pengalaman PT Vale selama puluhan tahun beroperasi tercermin dari implementasi operasi dan pemeliharaan keamanan bendungan-bendungannya. PT Vale, menurut Duki lebih maju secara inovasi, teknis, dan non-teknis.
“Saya rasa apa yang dilakukan PT Vale layak menjadi percontohan dalam hal mengelola sumber daya energi utamanya bersumber dari air. Secara lingkungan baik. Kalau dibandingkan dengan yang lain, yah patut dijadikan percontohan di Indonesia bahkan luar negeri. Sejauh ini saya baru lihat yang terbaik di sini,” ungkap Duki.
Duki yang juga Sekretaris Komisi Keamanan Bendungan ini mengungkapkan,, nantinya hasil inspeksi besar ini akan dirapatkan bersama untuk menghasilkan rekomendasi ke Menteri PUPR untuk perpanjangan izin. “Aspek penilaian mulai dari keamanan, situasi, administrasi, dan monitoring. Intinya performance bendungan secara keseluruhan. Jika sudah memenuhi seluruh aspek tersebut, maka akan dikeluarkan surat rekomendasi dari Menteri,” ungkapnya.
Kunjungan Komisi Keamanan Bendungan didampingi sejumlah leaders PT Vale dari Departemen Energy and Logistics antara lain Manager Hydro DAMS & Surveillance Anom Prasetyo, Senior Engineer Civil and Hydro DAM Survei Abdul Muis, dan Supervisor Operation of Hydro Plant Operation Irwan Nukuhaly.
Selain mengunjungi Bendungan Balambano, rombongan juga ke Bendungan Batu Besi dan Bendungan Karebbe. Mereka juga melihat fasilitas berupa ruangan di bendungan-bendungan di antaranya Upper Gallery, Power House, Control Room, dan Top DAM.
Direktur Energy and Logistics PT Vale Indonesia Tbk, Dahlan mengatakan, kunjungan tersebut sebagai ruang sinergitas untuk mengetahui hal-hal apa saja yang perlu ditingkatkan dalam hal peningkatan kualitas keamanan. Sekaligus memastikan bendungan PT Vale layak beroperasi.
“Perseroan senantiasa berkomitmen menjaga tata kelola operasional bendungan agar berfungsi sebagaimana mestinya, makanya aspek keamanan menjadi prioritas utama. Termasuk bendungan tersebut bisa berfungsi dengan maksimal,” terangnya.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Vale Perluas Akses Pasar UMKM Lokal Lewat Rumah Oleh-Oleh Telaloa
PT Vale Indonesia melakukan peresmian Rumah Oleh-Oleh Telaloa di Desa Magani, Kecamatan Nuha, Luwu Timur untuk mendukung UMKM lokal tumbuh dan berkembang.
Senin, 05 Okt 2026 17:44
News
Bukaan Lahan Tanamalia Melonjak 218 Persen, Satgas Karhutla Perketat Patroli
Luas bukaan lahan di kawasan hutan Loeha Raya-Tanamalia, Kabupaten Luwu Timur (Lutim), melonjak 218 persen selama musim kemarau Juni–September 2026.
Jum'at, 02 Okt 2026 17:16
Ekbis
Vale Indonesia Raih Platinum dan Dua Gold Award ICA–ISDA 2026
Tiga program pemberdayaan masyarakat PT Vale Indonesia Tbk mendapat pengakuan dalam ajang Indonesian CSR Awards (ICA) dan Indonesian SDGs Awards (ISDA) 2026.
Rabu, 30 Sep 2026 12:36
Ekbis
PT Vale Bawa 37 Produk UMKM Binaan dari Sulawesi ke Kriyanusa 2026
Sedikitnya 37 jenis produk UMKM binaan PT Vale dari Sorowako, Pomalaa, dan Bahodopi hadir dalam pameran yang berlangsung di JCC, Jakarta, 26–30 September 2026.
Minggu, 27 Sep 2026 17:14
News
Bangun Fire Shelter Pertama di Bungku Timur, PT Vale Perkuat Kesiapsiagaan Darurat Kebakaran
PT Vale memulai pembangunan Fire Shelter permanen pertama di wilayah tersebut untuk mempercepat respons keadaan darurat sekaligus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat.
Sabtu, 26 Sep 2026 16:01
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Warga Jalan Cemara NTI Protes Jalan Rusak, Dinas PU Pastikan Perbaikan 2027
2
Menakar Keadilan Substantif Putusan MK: Ijazah, Kekuasaan, dan Konstitusi
3
Musda REI Sulsel Memanas, 100 Lebih Pengembang Pilih Tak Hadir
4
Eks Anggota DPRD Sulsel Andi Nurhidayati Dilantik jadi Ketua PAN Soppeng
5
Irmawati Haeruddin Pimpin PUAN PAN Sulsel, Pengurus Diisi Sejumlah Tokoh Perempuan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Warga Jalan Cemara NTI Protes Jalan Rusak, Dinas PU Pastikan Perbaikan 2027
2
Menakar Keadilan Substantif Putusan MK: Ijazah, Kekuasaan, dan Konstitusi
3
Musda REI Sulsel Memanas, 100 Lebih Pengembang Pilih Tak Hadir
4
Eks Anggota DPRD Sulsel Andi Nurhidayati Dilantik jadi Ketua PAN Soppeng
5
Irmawati Haeruddin Pimpin PUAN PAN Sulsel, Pengurus Diisi Sejumlah Tokoh Perempuan