Kerja Sama Internasional FK UMI & USIM: Kolaborasi Penelitian hingga Pertukaran Mahasiswa
Jum'at, 22 Nov 2024 14:45
FK UMI dan Fakulti Perubatan & Sains Kesehatan Universitas Sains Islam Malaysia (USIM) telah mengimplementasikan kolaborasi dan kerja sama internasional. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (FK UMI) dan Fakulti Perubatan & Sains Kesehatan Universitas Sains Islam Malaysia (USIM) telah mengimplementasikan kolaborasi dan kerja sama internasional.
Hal itu diwujudkan lewat Round Table Discussion (RTD) antara pimpinan dan ketua departemen kedua belah pihak.
Adapun RTD itu diselenggarakan pada tanggal 20 November 2024, pukul 14:30, bertempat di Bilik Seminar 1&2 Aras 1, Fakulti Perubatan & Sains Kesehatan USIM.
Dekan FK UMI, dr. Nasrudin AM, menyampaikan diskusi kali ini membahas berbagai topik penting. Paling tidak, ada lima program kolaborasi yang bisa dibangun. Pertama, penulisan publikasi monograf dan buku bersama.
Kedua, penelitian kolaborasi tentang Thibbun Nabawi, khususnya Kurma Ajwa. Berikutnya, kolaborasi dalam pertukaran dosen. Keempat, pertukaran pelajar atau mahasiswa antara kedua universitas. Terakhir alias kelima, program studi lanjut Ph.D. by Research bagi Dosen FK UMI.
Diskusi berlangsung dengan sangat interaktif dan penuh kehangatan. "FK UMI dan FPSK memiliki kesamaan visi dan semangat dalam mengembangkan Kedokteran Islam, khususnya Thibbun Nabawi," kata Nasrudin.
Pernyataan ini dikuatkan oleh Dekan FPSK, Prof. Mohd. Fadzillah Bin Abd Razak, yang menegaskan bahwa implementasi kerjasama ini harus diwujudkan dengan sungguh-sungguh.
Hal itu diwujudkan lewat Round Table Discussion (RTD) antara pimpinan dan ketua departemen kedua belah pihak.
Adapun RTD itu diselenggarakan pada tanggal 20 November 2024, pukul 14:30, bertempat di Bilik Seminar 1&2 Aras 1, Fakulti Perubatan & Sains Kesehatan USIM.
Dekan FK UMI, dr. Nasrudin AM, menyampaikan diskusi kali ini membahas berbagai topik penting. Paling tidak, ada lima program kolaborasi yang bisa dibangun. Pertama, penulisan publikasi monograf dan buku bersama.
Kedua, penelitian kolaborasi tentang Thibbun Nabawi, khususnya Kurma Ajwa. Berikutnya, kolaborasi dalam pertukaran dosen. Keempat, pertukaran pelajar atau mahasiswa antara kedua universitas. Terakhir alias kelima, program studi lanjut Ph.D. by Research bagi Dosen FK UMI.
Diskusi berlangsung dengan sangat interaktif dan penuh kehangatan. "FK UMI dan FPSK memiliki kesamaan visi dan semangat dalam mengembangkan Kedokteran Islam, khususnya Thibbun Nabawi," kata Nasrudin.
Pernyataan ini dikuatkan oleh Dekan FPSK, Prof. Mohd. Fadzillah Bin Abd Razak, yang menegaskan bahwa implementasi kerjasama ini harus diwujudkan dengan sungguh-sungguh.
(TRI)
Berita Terkait
Makassar City
FH UMI Sambut Mahasiswa Baru, Hadirkan Hakim Agung dan Tokoh Nasional
Fakultas Hukum (FH) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar Kuliah Umum dan Seminar Kepemimpinan Mahasiswa pada 5–6 Oktober 2026 di Auditorium Al-Jibra, Jalan Urip Sumoharjo KM 5, Makassar.
Senin, 05 Okt 2026 15:37
News
Peminat UMI Capai 16.530, Prof Hambali: Ini Adalah Kepercayaan Besar
Minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Muslim Indonesia (UMI) tetap tinggi. Pada penerimaan semester awal Tahun Akademik 2026/2027, sebanyak 16.530 peminat memilih berbagai program studi di UMI.
Sabtu, 03 Okt 2026 10:29
Sulsel
Manusia Purba Sulawesi Konsumsi Pinang Sejak 25.000 Tahun Lalu, Bukti Tertua Zat Psikoaktif
Jejak penggunaan pinang oleh manusia prasejarah ditemukan di Sulawesi Selatan. Penelitian terbaru mengungkap bukti bahwa manusia di kawasan Sulawesi telah mengonsumsi pinang yang mengandung senyawa psikoaktif sekitar 25.000 tahun lalu.
Jum'at, 02 Okt 2026 23:12
News
WR IV UMI Buka Seleksi Calon Hafizh/Hafizhah UPT PKD, 36 Mahasiswa Ikuti Seleksi
Wakil Rektor IV Universitas Muslim Indonesia (UMI) membuka kegiatan Seleksi Calon Hafizh/Hafizhah Unit Pelaksana Teknis Pengembangan Karakter dan Dakwah (UPT PKD) UMI, Rabu (30/9/2026)
Rabu, 30 Sep 2026 14:30
Sulsel
Studi General 2026 FAI UMI Dorong Gen Z Perkuat Kesalehan Sosial
Pembentukan kesalehan individu tidak lagi cukup berhenti pada ritual pribadi. Di era disrupsi digital, keberagamaan Generasi Z dituntut bertransformasi menjadi kekuatan sosial yang nyata dan membawa dampak langsung bagi masyarakat.
Selasa, 29 Sep 2026 17:42
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Musda REI Sulsel Memanas, 100 Lebih Pengembang Pilih Tak Hadir
2
Pelayanan Makin Berkualitas, Dua Terminal Pelindo Regional 4 Raih P-TEC 2026
3
Semen Tonasa Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Warga di 12 Desa
4
Prajurit Yonarmed 21/Kawali Gerak Cepat Padamkan Kebakaran Rumah di Bengo
5
Jelang HUT Kota Makassar, Perumda Terminal Siapkan Aplikasi Appilei
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Musda REI Sulsel Memanas, 100 Lebih Pengembang Pilih Tak Hadir
2
Pelayanan Makin Berkualitas, Dua Terminal Pelindo Regional 4 Raih P-TEC 2026
3
Semen Tonasa Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Warga di 12 Desa
4
Prajurit Yonarmed 21/Kawali Gerak Cepat Padamkan Kebakaran Rumah di Bengo
5
Jelang HUT Kota Makassar, Perumda Terminal Siapkan Aplikasi Appilei