SMA Islam Athirah Pembentukan Karakter Qur’ani di Pesantren Unggulan Mahasiswa UMI
Kamis, 07 Agu 2025 20:45
Sebanyak 104 siswa-siswi kelas XII SMA Islam Athirah mengikuti kegiatan Rihlah Pembentukan Karakter Qur’ani yang berlangsung selama dua hari. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Sebanyak 104 siswa-siswi kelas XII SMA Islam Athirah mengikuti kegiatan Rihlah Pembentukan Karakter Qur’ani yang berlangsung selama dua hari, Kamis–Jum’at, 7–8 Agustus 2025, di Pesantren Unggulan Mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) Padanglampe, Kabupaten Pangkep.
Rihlah Karakter Qur’ani ini merupakan bagian dari program pembinaan karakter dan spiritual siswa yang bertujuan memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an, membangun jiwa kepemimpinan islami, serta menanamkan nilai-nilai keikhlasan dan tanggung jawab dalam diri para siswa siswi.
Salah satu sesi dalam kegiatan ini menghadirkan Dr KH Muhammad Ishaq Samad, Wakil Rektor IV UMI, yang menyampaikan materi bertema “Pembentukan Karakter Islami bagi Generasi Muda”. Dalam taushiyahnya, ia menekankan pentingnya membangun karakter berdasarkan nilai-nilai Al-Qur’an, seperti kejujuran, amanah, adab kepada orang tua dan guru, serta semangat belajar sebagai bentuk ibadah.
“Karakter Islami bukan hanya terlihat dari cara berpakaian, tapi dari bagaimana kita bertanggung jawab, menjaga waktu, dan terus menumbuhkan akhlak mulia dalam setiap langkah hidup,” tegasnya di hadapan para siswa.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Direktur Pesantren Unggulan UMI, Dr KH Ahmad Basith, beserta para Wakil Direktur, yang turut menyambut hangat rombongan SMA Islam Athirah. Mereka memberikan arahan dan semangat kepada para siswa untuk mengambil manfaat maksimal dari suasana spiritual pesantren.
Turut hadir pula sejumlah guru pendamping, termasuk Kepala Sekolah SMA Islam Athirah, serta Wakil Kepala Sekolah, yang mendampingi secara penuh kegiatan mulai dari keberangkatan hingga kepulangan.
Selama dua hari pelaksanaan, para siswa mengikuti berbagai kegiatan seperti tahsin bacaan Al-Qur’an, muroja’ah bersama, qiyamul lail, serta kajian tematik tentang zikir dan nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan sehari-hari. Suasana khusyuk dan penuh kedamaian di lingkungan pesantren membuat kegiatan ini menjadi pengalaman spiritual yang mendalam bagi para peserta.
Kegiatan Rihlah Qur’ani ini diharapkan menjadi bekal spiritual dan moral yang kuat bagi para siswa SMA Islam Athirah, menjelang kelulusan dan jenjang pendidikan selanjutnya. Selain mempererat hubungan dengan Al-Qur’an, kegiatan ini juga memperkuat kerja sama antara lembaga pendidikan Islam seperti SMA Islam Athirah dan Universitas Muslim Indonesia melalui pesantrennya yang unggul.
Rihlah Karakter Qur’ani ini merupakan bagian dari program pembinaan karakter dan spiritual siswa yang bertujuan memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an, membangun jiwa kepemimpinan islami, serta menanamkan nilai-nilai keikhlasan dan tanggung jawab dalam diri para siswa siswi.
Salah satu sesi dalam kegiatan ini menghadirkan Dr KH Muhammad Ishaq Samad, Wakil Rektor IV UMI, yang menyampaikan materi bertema “Pembentukan Karakter Islami bagi Generasi Muda”. Dalam taushiyahnya, ia menekankan pentingnya membangun karakter berdasarkan nilai-nilai Al-Qur’an, seperti kejujuran, amanah, adab kepada orang tua dan guru, serta semangat belajar sebagai bentuk ibadah.
“Karakter Islami bukan hanya terlihat dari cara berpakaian, tapi dari bagaimana kita bertanggung jawab, menjaga waktu, dan terus menumbuhkan akhlak mulia dalam setiap langkah hidup,” tegasnya di hadapan para siswa.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Direktur Pesantren Unggulan UMI, Dr KH Ahmad Basith, beserta para Wakil Direktur, yang turut menyambut hangat rombongan SMA Islam Athirah. Mereka memberikan arahan dan semangat kepada para siswa untuk mengambil manfaat maksimal dari suasana spiritual pesantren.
Turut hadir pula sejumlah guru pendamping, termasuk Kepala Sekolah SMA Islam Athirah, serta Wakil Kepala Sekolah, yang mendampingi secara penuh kegiatan mulai dari keberangkatan hingga kepulangan.
Selama dua hari pelaksanaan, para siswa mengikuti berbagai kegiatan seperti tahsin bacaan Al-Qur’an, muroja’ah bersama, qiyamul lail, serta kajian tematik tentang zikir dan nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan sehari-hari. Suasana khusyuk dan penuh kedamaian di lingkungan pesantren membuat kegiatan ini menjadi pengalaman spiritual yang mendalam bagi para peserta.
Kegiatan Rihlah Qur’ani ini diharapkan menjadi bekal spiritual dan moral yang kuat bagi para siswa SMA Islam Athirah, menjelang kelulusan dan jenjang pendidikan selanjutnya. Selain mempererat hubungan dengan Al-Qur’an, kegiatan ini juga memperkuat kerja sama antara lembaga pendidikan Islam seperti SMA Islam Athirah dan Universitas Muslim Indonesia melalui pesantrennya yang unggul.
(GUS)
Berita Terkait
News
Bangun Kolaborasi, UMI–REI Satukan Kampus dan Industri
Universitas Muslim Indonesia (UMI) dan Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPP REI) memperkuat jembatan antara kampus dan industri melalui kerja sama strategis pengembangan sumber daya manusia, pendidikan, riset, pengabdian kepada masyarakat
Rabu, 07 Okt 2026 13:47
Makassar City
FH UMI Sambut Mahasiswa Baru, Hadirkan Hakim Agung dan Tokoh Nasional
Fakultas Hukum (FH) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar Kuliah Umum dan Seminar Kepemimpinan Mahasiswa pada 5–6 Oktober 2026 di Auditorium Al-Jibra, Jalan Urip Sumoharjo KM 5, Makassar.
Senin, 05 Okt 2026 15:37
News
Peminat UMI Capai 16.530, Prof Hambali: Ini Adalah Kepercayaan Besar
Minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Muslim Indonesia (UMI) tetap tinggi. Pada penerimaan semester awal Tahun Akademik 2026/2027, sebanyak 16.530 peminat memilih berbagai program studi di UMI.
Sabtu, 03 Okt 2026 10:29
News
WR IV UMI Buka Seleksi Calon Hafizh/Hafizhah UPT PKD, 36 Mahasiswa Ikuti Seleksi
Wakil Rektor IV Universitas Muslim Indonesia (UMI) membuka kegiatan Seleksi Calon Hafizh/Hafizhah Unit Pelaksana Teknis Pengembangan Karakter dan Dakwah (UPT PKD) UMI, Rabu (30/9/2026)
Rabu, 30 Sep 2026 14:30
Sulsel
Studi General 2026 FAI UMI Dorong Gen Z Perkuat Kesalehan Sosial
Pembentukan kesalehan individu tidak lagi cukup berhenti pada ritual pribadi. Di era disrupsi digital, keberagamaan Generasi Z dituntut bertransformasi menjadi kekuatan sosial yang nyata dan membawa dampak langsung bagi masyarakat.
Selasa, 29 Sep 2026 17:42
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Warga Jalan Cemara NTI Protes Jalan Rusak, Dinas PU Pastikan Perbaikan 2027
2
Menakar Keadilan Substantif Putusan MK: Ijazah, Kekuasaan, dan Konstitusi
3
Musda REI Sulsel Memanas, 100 Lebih Pengembang Pilih Tak Hadir
4
Eks Anggota DPRD Sulsel Andi Nurhidayati Dilantik jadi Ketua PAN Soppeng
5
Irmawati Haeruddin Pimpin PUAN PAN Sulsel, Pengurus Diisi Sejumlah Tokoh Perempuan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Warga Jalan Cemara NTI Protes Jalan Rusak, Dinas PU Pastikan Perbaikan 2027
2
Menakar Keadilan Substantif Putusan MK: Ijazah, Kekuasaan, dan Konstitusi
3
Musda REI Sulsel Memanas, 100 Lebih Pengembang Pilih Tak Hadir
4
Eks Anggota DPRD Sulsel Andi Nurhidayati Dilantik jadi Ketua PAN Soppeng
5
Irmawati Haeruddin Pimpin PUAN PAN Sulsel, Pengurus Diisi Sejumlah Tokoh Perempuan