Dugaan Plagiasi Poster, Tim PKM-K Maglor UGM dan Universitas Telkom Tempuh Jalur Damai

Sabtu, 29 Nov 2025 12:48
Dugaan Plagiasi Poster, Tim PKM-K Maglor UGM dan Universitas Telkom Tempuh Jalur Damai
Tangkapan layar dugaan plagiasi desain poster Pimnas 38 dari akun X @rosemintteaaaa. (Poster kanan: Tim PKM-K Maglor UGM, poster kiri: Tim PKM-K Boost Universitas Telkom). Foto: Istimewa.
Comment
Share
MAKASSAR - Dugaan plagiasi poster karya Tim PKM-K Maglor Universitas Gadjah Mada (UGM) oleh Tim PKM-K Boostco dari Universitas Telkom di ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-38 heboh beberapa hari usai penutupan kegiatan ini.

Polemik ini pertama kali diungkap Ketua Tim PKM-K Maglor Universitas Gadjah Mada (UGM), Dewi Kumala. Ia sebelumnya melayangkan protes keras atas dugaan plagiasi poster karyanya ini.

Melalui unggahan di akun X @rosemintteaaaa pada Jumat (28/11/2025) malam, Dewi memperkenalkan diri sebagai Ketua PKM-K Maglor UGM peraih medali emas PKM-K Pimnas 37. Ia menyatakan timnya memberikan ultimatum kepada Tim PKM-K Boostco dari Universitas Telkom terkait dugaan penjiplakan desain poster.

Menurut Dewi, poster Pimnas 38 milik Tim PKM-K Boostco memiliki kemiripan signifikan dengan poster timnya, baik dari elemen visual hingga susunan informasi.

“Dari segi elemen, penempatan layout, header konsep, konsep keunggulan produk, warna, bahkan kata-kata pada tujuan dan testimoni yang sama banget. Flow yang mereka gunakan juga sama. Di sini aku dan tim merasa benar-benar dirugikan,” tulisnya.

Dewi juga mengaku telah berusaha meminta klarifikasi langsung kepada pihak terkait, namun tidak mendapat respons.

“Aku dan tim juga mencoba reach out mereka kemarin untuk mendapatkan konfirmasi, tetapi mereka benar-benar tidak menggubris, padahal bisa membuat story,” ujarnya.

Ia berharap panitia Pimnas ke-38 menindaklanjuti kasus ini. Menurutnya, kreativitas merupakan unsur penting dalam penilaian poster dan tidak seharusnya ada karya yang menjiplak poster Pimnas sebelumnya.

Saat dikonfirmasi SINDO Makassar, Dewi menyesalkan dugaan plagiasi tersebut.

“Tim PKM saya tahun kemarin melakukan brainstorming cukup lama untuk dapat menghasilkan poster tersebut, tetapi malah tahun ini ada yang plagiasi dan mereka memenangkan perunggu dari hasil plagiasinya. Saya dan tim harap terdapat evaluasi dan tindak lanjut dari tim panitia Pimnas 38, karena ini menyangkut kredibilitas penyelenggara juga,” jelasnya.

Sudah Ada Permintaan Maaf Tertulis

Dalam pembaruan unggahannya pada Sabtu (29/11/2025), Dewi menyampaikan bahwa timnya telah menerima permohonan maaf secara tertulis dari dosen pembina Tim PKM-K Boostco Universitas Telkom. Mediasi dikabarkan akan dilakukan.

“Kami juga sudah menerima permohonan maaf secara tertulis oleh dosen terkait, jadi kami tinggal menunggu permohonan maaf dan evaluasi dari tim terkait saja. Kasus akan kami tutup karena akan ada mediasi bersama," katanya.

Sementara itu, Official Universitas Telkom, Windy, menyampaikan bahwa dugaan plagiasi tersebut kini dalam proses investigasi.

“Terkait ini sedang kami proses investigasi, dan mengingat tim juga baru sampai dini hari,” ujarnya melalui pesan WhatsApp kepada SINDO Makassar.

Kasus ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi penyelenggaraan Pimnas dan kompetisi lainnya agar menjunjung sportivitas dan menghargai orisinalitas karya.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru