Rayakan Imlek, BRI Peduli Bantu 1.000 Keluarga Rentan Pangan
Sabtu, 28 Feb 2026 20:38
Warga sumringah menerima paket sembako yang disalurkan BRI Peduli dalam ranka memperingati Imlek 2026. Foto: Istimewa
JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program BRI Peduli menyalurkan 1.000 paket sembako kepada umat Konghucu, Buddha, dan masyarakat sekitar di Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Banten. Bantuan ini difokuskan untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga penerima manfaat pada momentum Tahun Baru Imlek 2026.
Penyaluran dilakukan di Klenteng Yang Sen Bio dan Vihara Kwan Yin Bio melalui kegiatan “Berbagi Bahagia Bersama BRI Perayaan Tahun Baru Imlek 2026”. Program tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan yang diarahkan pada penguatan kesejahteraan masyarakat dan nilai toleransi di tengah keberagaman.
Corporate Secretary BRI, Dhanny mengatakan program BRI Peduli dirancang agar kehadiran BRI dirasakan langsung oleh masyarakat, tidak hanya melalui layanan perbankan.
“Melalui BRI Peduli, kami ingin memastikan kehadiran BRI tidak hanya dirasakan melalui layanan perbankan, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberi dampak langsung bagi masyarakat. Momentum Imlek kami manfaatkan untuk berbagi kebahagiaan sekaligus membantu meringankan beban kebutuhan pangan keluarga penerima manfaat,” ujar Dhanny.
Ia menambahkan, program tersebut merupakan bagian dari upaya jangka panjang perusahaan dalam memperkuat jaring pengaman sosial dan ketahanan pangan.
“Program ini sejalan dengan Sustainable Development Goals, khususnya Tujuan Tanpa Kemiskinan dan Tujuan Tanpa Kelaparan, serta mendukung Asta Cita Pemerintah. BRI akan terus berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar program TJSL yang dijalankan memberikan dampak yang berkelanjutan,” tambahnya.
Pada pelaksanaan tahun ini, bantuan disalurkan kepada 1.000 keluarga, terdiri atas 550 keluarga jamaah Klenteng Yang Sen Bio dan 450 keluarga jamaah Vihara Kwan Yin Bio. Paket berisi kebutuhan pokok untuk membantu mengurangi pengeluaran pangan rumah tangga penerima manfaat.
Program ini juga memasukkan aspek keberlanjutan lingkungan. Seluruh bantuan disalurkan menggunakan 1.000 tote bag pakai ulang guna mengurangi kantong plastik sekali pakai. Inisiatif tersebut diperkirakan menekan potensi emisi karbon sekitar 4,04 ton CO₂e serta mengurangi timbulan limbah plastik sekitar 24 kilogram.
BRI Peduli melaksanakan program ini bekerja sama dengan pengurus klenteng dan vihara serta pemangku kepentingan setempat untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Melalui kegiatan ini, BRI menegaskan komitmennya menghadirkan manfaat sosial yang inklusif dan berkelanjutan di tengah masyarakat.
Penyaluran dilakukan di Klenteng Yang Sen Bio dan Vihara Kwan Yin Bio melalui kegiatan “Berbagi Bahagia Bersama BRI Perayaan Tahun Baru Imlek 2026”. Program tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan yang diarahkan pada penguatan kesejahteraan masyarakat dan nilai toleransi di tengah keberagaman.
Corporate Secretary BRI, Dhanny mengatakan program BRI Peduli dirancang agar kehadiran BRI dirasakan langsung oleh masyarakat, tidak hanya melalui layanan perbankan.
“Melalui BRI Peduli, kami ingin memastikan kehadiran BRI tidak hanya dirasakan melalui layanan perbankan, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberi dampak langsung bagi masyarakat. Momentum Imlek kami manfaatkan untuk berbagi kebahagiaan sekaligus membantu meringankan beban kebutuhan pangan keluarga penerima manfaat,” ujar Dhanny.
Ia menambahkan, program tersebut merupakan bagian dari upaya jangka panjang perusahaan dalam memperkuat jaring pengaman sosial dan ketahanan pangan.
“Program ini sejalan dengan Sustainable Development Goals, khususnya Tujuan Tanpa Kemiskinan dan Tujuan Tanpa Kelaparan, serta mendukung Asta Cita Pemerintah. BRI akan terus berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar program TJSL yang dijalankan memberikan dampak yang berkelanjutan,” tambahnya.
Pada pelaksanaan tahun ini, bantuan disalurkan kepada 1.000 keluarga, terdiri atas 550 keluarga jamaah Klenteng Yang Sen Bio dan 450 keluarga jamaah Vihara Kwan Yin Bio. Paket berisi kebutuhan pokok untuk membantu mengurangi pengeluaran pangan rumah tangga penerima manfaat.
Program ini juga memasukkan aspek keberlanjutan lingkungan. Seluruh bantuan disalurkan menggunakan 1.000 tote bag pakai ulang guna mengurangi kantong plastik sekali pakai. Inisiatif tersebut diperkirakan menekan potensi emisi karbon sekitar 4,04 ton CO₂e serta mengurangi timbulan limbah plastik sekitar 24 kilogram.
BRI Peduli melaksanakan program ini bekerja sama dengan pengurus klenteng dan vihara serta pemangku kepentingan setempat untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Melalui kegiatan ini, BRI menegaskan komitmennya menghadirkan manfaat sosial yang inklusif dan berkelanjutan di tengah masyarakat.
(MAN)
Berita Terkait
News
Jelang MotoGP Mandalika 2026, BRI Peduli Latih 500 Volunteer Kelola Sampah
BRI terus melakukan berbagai inisiatif dalam mengatasi persoalan sampah melalui program-program yang secara nyata membantu penanganan masalah sampah di berbagai wilayah Indonesia.
Kamis, 08 Okt 2026 12:51
News
BRI Peduli Bantu Mahesa Wujudkan Keinginan Punya Sepeda
Mahesa, 12, siswa kelas VI SD Barunawati, Kota Semarang, kini tak lagi harus berjalan kaki untuk pergi ke sekolah. Keinginannya memiliki sepeda terwujud setelah mendapat bantuan dari BRI Peduli.
Kamis, 01 Okt 2026 08:29
News
BRI Peduli Salurkan Masker dan Vitamin untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik
BRI Peduli, payung program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PT BRI, bergerak cepat membantu masyarakat di tengah kondisi darurat akibat sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.
Selasa, 08 Sep 2026 17:46
Ekbis
Peserta Skizofrenia hingga Tunadaksa Apresiasi Program Pelatihan dan Pemagangan Disabilitas BRI Peduli
Program yang mengusung fokus pelatihan administrasi dan wirausaha ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan.
Kamis, 03 Sep 2026 17:00
News
Program AURA BRI Peduli Dorong Pengembangan Usaha Olahan Pala Kelompok Wanita
Di balik beragam produk olahan pala yang dihasilkan KWT Bina Tani Mysari Pala, tersimpan semangat para perempuan di Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan mengubah potensi lokal menjadi peluang ekonomi.
Minggu, 12 Jul 2026 14:21
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Musprovlub FOKSI Sulsel Tetapkan Syamsu Alam Jadi Ketua Baru, Target Ikut Pra PON 2027
2
Athirah Baruga Education Expo Tampilkan 99 Karya Siswa, 7 Guru Besar jadi Penguji
3
OJK Jatuhkan Denda Rp2,1 Triliun Terkait Saham DSSA, BREN, dan CUAN
4
Geely Ricklean Makassar Punya Fasilitas 3S, Buru Penjualan 500 Unit di 2026
5
Modal Usaha Rp1,5 Miliar, IKA Unhas Bantu Mahasiswa Jadi Pengusaha
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Musprovlub FOKSI Sulsel Tetapkan Syamsu Alam Jadi Ketua Baru, Target Ikut Pra PON 2027
2
Athirah Baruga Education Expo Tampilkan 99 Karya Siswa, 7 Guru Besar jadi Penguji
3
OJK Jatuhkan Denda Rp2,1 Triliun Terkait Saham DSSA, BREN, dan CUAN
4
Geely Ricklean Makassar Punya Fasilitas 3S, Buru Penjualan 500 Unit di 2026
5
Modal Usaha Rp1,5 Miliar, IKA Unhas Bantu Mahasiswa Jadi Pengusaha